----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

PERMADI: CHAOS PASTI TERJADI

DARI empat formula yang masih menjadi wacana hingga saat ini, menurut
Permadi SH sebagai sebuah formula politik yang sengaja dibuat untuk
maksud-maksud tertentu. Karena itu anggota Komisi I dan anggota FPDI ini
sangat yakin Gus Dur tidak akan menggubris konsep itu.

"Itu ada maksud-maksud tersembunyi--mana mau Gus Dur dipreteli seperti
itu. Jangan lupa Gus Dur orangnya maunya sendiri. Mana mau dia didikte
orang lain. DPR saja dikatakan taman kanak-kanak", ujar Permadi ketika
dihubungi Bangkit disela acaranya di Puncak, Jawa Barat, Kamis (13/7).
Tidak cuma itu, usulan lain seperti menteri utama dianggap sebagai usulan
yang mengada-ngada. Pasalnya secara konstitusional tidak ada yang mengatur
itu. "Ada nggak di konstitusi. Kalau menteri utama itu merugikan presiden,
mana mau Gus Dur", tandasnya.

Apa prediksi Permadi menjelang Sidang Tahunan MPR Agustus?

BERDASARKAN perkiraan seorang paranormal, seperti yang diungkapkan Letkol
Djuanda (intel yang memiliki akses langsung dengan Gus Dur)--kemungkinan
puncak perlawan terhadap Gus Dur terakumulasi pada akhir Juli. Komentar
Anda?
Saya kira pertarungan politik sekarang ini sudah mencapai puncak. Dan yang
menyedihkan bahwa kami di MPR sedang menyusun rancangan ketetapan tentang
rekonsiliasi nasional, agar semua rakyat itu berdamai, memaafkan, dan
pengampunan terhadap persoalan-persoalan masa lampau. Tapi sangat
menyedihkan bahwa justru elit yang paling tinggi itu bertarung
habis-habisan, antara Gus Dur sebagai presiden, lawan Amien Rais sebagai
ketua MPR, Akbar sebagai ketua DPR.
Itu saling jegal, saling kritik. Kritiknya sudah tidak sehat dan itu
menyebabkan bahwa kedua pihak itu akan bertarung habis-habisan.
Ada keinginan untuk mengubah SU MPR menjadi Sidang Istimewa untuk
meng-impeach presiden. Sebaliknya Gus Dur juga mempunyai hak untuk
mempertahankan diri. Nah dalam hal ini ada kesan, politik yang menggunakan
hak interpelasi, hak angket dan sebagainya, sudah melampaui hak-haknya
itu--tidak sekedar bertanya tetapi akan bertindak lebih jauh. Sebaliknya
Gus Dur melecehkan hak interpelasi dengan mengulur-ngulur waktu untuk
menjawabnya dan lain sebagainya.

Skenarionya seperti apa?
Melihat kondisi seperti ini jelas bahwa kalau misalnya Gus Dur dianggap
sangat kuat pada sidang tahunan yang akan datang, mungkin lawan-lawannya
akan melakukan gerakan-gerakan sebelum Sidang Umum. Sebaliknya kalau Gus
Dur merasa goncangannya keras dan tidak bisa bertahan tentu dia juga akan
melawan sebelum sidang tahunan.

Jadi puncak perlawan yang dimaksud tadi hanya terjadi pada tingkat elit
politik saja?
Yang dikhawatirkan adalah kedua-duanya akan mengerahkan massa yang
memiliki juga massa yang besar. Kelompok elit yang akan merongrong juga
massanya besar.

Jika itu terjadi maka bulan Juli ini--kemungkinan chaos antar massa sangat
mungkin terjadi?
Ya, sangat besar kemungkinan itu. Karena, bukan hanya kedua kelompok elit
itu yang bertarung atau ketiga elit politik itu yang bertarung, tetapi
juga kemungkinan ditunggangi oleh kekuatan-kekuatan status quo.

Jadi apa yang dilansir Letkol Djuanda itu besar kemungkinan terjadi?
Saya sudah mengatakan pasti terjadi goro-goro (huru hara).

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Jul 2000 jam 04:41:05 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke