----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Rekapitalisasi Selamatkan 18 Ribu Karyawan Bank Bali

Reporter: Budi Santoso
detikcom - Jakarta, Keputusan untuk melanjutkan proses rekapitalisasi Bank
Bali melegakan banyak pihak. Tapi yang paling gempita menyambut perkembangan
positif itu tentu saja segenap karyawan Bank Bali sendiri. Pilihan merekap
Bank Bali ketimbang likuidasi telah menyelamatkan "nyawa" 18 ribu karyawan
Bank Bali.

Demikian pernyataan pers Serikat Karyawan Bank Bali yang dibacakan ketuanya
Ari Satrio di Gedung Bali Lantai 22, Jl. Sudirman, Jakarta Pusat, Senin
(17/7/2000) petang.

Mewakili suara segenap karyawan, Ari Satrio menyatakan dukungannya atas
keputusan pemerintah yang akhirnya merekap Bank Bali, sebagaimana
dilontarkan Menko Ekuin Kwik Kian Gie usai Rapat Tim Monitoring Ekonomi di
Bina Graha.

Serikat juga menyatakan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para
pihak yang yang dia sebut telah berbesar hati mengedepankan kepentingan umum
yang lebih luas. "Harapan karyawan, proyek rekap ini dapat tuntas dalam
waktu yang sesingkat-singkatnya," ujar Ari.

Ari membadingkan, dengan merekap Bank Bali, pemerintah hanya akan
mengeluarkan surat obligasi senilai Rp 4,99 triliun. Selanjutnya, pemerintah
akan membayar dengan obligasi, dengan tingkat suku bunga yang berlaku saat
ini. "Jika SBI saat ini sekitar 12 persen pertahun, maka perbulannya Bank
Bali akan memperoleh bunga obligasi sekitar Rp 49 miliar. Penerimaan
sejumlah itu akan akan menutup bleeding Bank Bali sebesar Rp 40 miliar
perbulan," Ari memaparkan hitungannya.

Selain itu, setelah direkap Bank Bali akan menyerahkan aset berupa kredit
dan sebagainya dengan nilai pokok Rp 4,05 triliun, termasuk bunga kurang-
lebih Rp 1,9 triliun. Hingga net biaya rekap Bank Bali sebenarnya hanay
sekitar Rp 0,99 triliun.

Sebaliknya, bila Bank Bali dilikuidasi, demikian Ari, pemerintah akan
menanggung biaya penalangan dana nasabah serta pesangon karyawan sebesar Rp
6-7 triliun, cash. "Padahal saat ini kondisi APBN masih defisit dan
menghadapi kondisi eksternal yang kurang menguntung, seperti harga minyak
bumi yang cenderung turun, rupiah yang terus melemah, dll," papar Ari.

Itu belum semuanya. "Dengan dilikuidasinya Bank Bali maka akan terjadi
kehilangan franthise value, berupa jaringan infrastruktur dan teknologi
perbankan serta pengalaman yang telah terbina selam 45 tahun," ujar Ari
seraya menambahkan adanya efek domino berupa hilangnya kepercayaan nasabah
terhadap kepada sektor perbankan nasional. Belum lagi krisis sosial lainnya
berupa PHK atas 18 ribu karyawna Bank Bali. (smu).

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Jul 2000 jam 05:06:31 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke