---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Muladi Ditanya Perselingkuhannya dengan Istri Perwira TNI Ada-ada saja, pelaksanaan fit and proper test di Gedung DPR. Mantan Menteri Kehakiman Muladi, dicecar oleh anggota DPR dari F-PDIP JE Sahetapy, soal perselingkuhannya dengan istri seorang perwira TNI. Tapi, Muladi membantahnya. Atas pertanyaan DPR yang disampaikan dalam fit and proper test calon hakim agung di Gedung DPR, Senin (17/7/2000) itu, muka Muladi nampak memerah. Dalam pertanyaannya, Sahetapy menyebut perselingkuhan itu dilakukan saat Muladi di Milan Italia. Muladi menjawab: "ini adalah resiko saya sebagai pejabat untuk diisukan. Sebenarnya, kejadiannya pada waktu itu, saya di Kairo. Tidak di Milan. Saya bersama pejabat tinggi lainnya ada seminar di sana. Dan demi Allah, saya tidak pernah selingkuh dengan siapapun." Muladi juga menyinggung resiko seseorang ketika menjadi seorang dosen, dekan, maupun rektor. "Resikonya sangat berat. Bila dosen mempunyai asisten dan pembantu, dan bila kita jalan atau konsultasi bersama itu pasti diisukan," kata Muladi. Jawaban Muladi tersebut langsung disahut oleh JE Sahetapy. "Selama saya menjadi dosen saya tak pernah diisukan selingkuh lho," ujar Sahetapy yang memecah keseriusan menjadi suasana canda. Selanjutnya, Muladi menyatakan, bahwa tudingan dirinya selingkuh adalah fitnah. "Itu suatu fitnah yang ditujukan kepada saya," kata dia. Selain dicecar oleh kasus perselingkuhan, Muladi juga dicecar oleh Sahetapy tentang pembelian 5 kapling tanah di Semarang pada tahun 1995 senilai Rp 260 juta. Tapi, itu pun dibantah Muladi. "Tidak. Itu cuma 3 kapling kok," jawab Muladi. Sampai berita ini diturunkan, Muladi masih ditanya oleh para anggota dewan tentang berbagai hal. Sidang yang dipimpin Amin Arjoso itu, sekaan-akan menjadi ajang pembantaian Muladi. Hal yang sama juga terjadi pada Benjamin Mangkoedilaga sehari sebelumnya.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Jul 2000 jam 06:13:46 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
