---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Awas, Anggota Dewan �Bermain� Lewat Aksi Demonstrasi Jakarta Government Watch (JGW) mensinyalir banyaknya gerakan politik anomi (digerakkan oleh orang-orang tertentu). Begitu juga upaya beberapa anggota dewan dalam menaikkan bargaining position-nya. Intinya, ada anggota dewan yang �bermain� lewat aksi demo. �Hal ini terlihat dari baik massa maupun penanggung jawab demo berasal dari aktivis partai. Ini menunjukkan ada skenario dari oknum dewan dengan gerakan yang sistematis melakukan demonstrasi,� ungkap Kepala Divisi Pengkajian Pabrik JGW Drs. Latifudin di RM Natrabu Jl Menteng Raya Jakpus, Selasa (18/7/2000). Menurut Latifudin hal seperti ini akan merugikan banyak orang karena menggerogoti eksistensi demokratisasi. Upaya-upaya dari anggota dewan untuk menaikkan bargaining position-nya tidak lain untuk mendapat jatah kursi di eksekutif seperti Wagub dan Walikota dalam menyikapi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Bila ambisi kekuasaan mereka (anggota dewan), sambung Latifudin, dapat dikompromikan maka akan menjadi pertimbangan apakah akan menerima LPJ dengan catatan atau menerima LPJ tanpa catatan. Tapi bila Sutiyoso tidak mengakomodasikan, maka besar kemungkinan penolakan LPJ akan terjadi. �Bila hal ini benar terjadi, maka patut dipertanyakan moralitas para wakil rakyat itu. Karena ada kebohongan politik serta pelacuran kepercayaan masyarakat,� tukas Latifudin. Mengingat penolakan LPJ Gubernur itu mahal harganya, JGW menawarkan solusi agar konsensus dan keputusan politik dari elit dan anggota DPRD harus dapat menerima LPJ Gubernur dengan berbagai catatan dan jadwal yang ketat. �Keputusan dewan sekarang sangat menentukan sepak terjang eksekutif. Jadi sebaiknya diterima dengan catatan serta dengan segala kelebihan dan kekurangan yang terdapat di dalam LPJ Gubernur,� ujar Latifudin.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Jul 2000 jam 11:16:08 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
