---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Laksamana Sesalkan Gus Dur DPR Diminta Tolak Pertemuan Tertutup DPR diminta tidak menerima permintaan pertemuan tertutup dari Presiden Abdurrahman Wahid jika tidak puas dengan jawaban tertulis atas interpelasi. Akan lebih baik jika pertemuan lanjutan dilakukan secara terbuka. "Kalau bisa DPR jangan menerima pertemuan tertutup," ujar Laksamana Sukardi pada wartawan di Jakarta, Senin (24/7). Laksamana menyayangkan kenapa Gus Dur justru mengusulkan forum tertutup, karena subtansi persoalan interpelasi sudah dibicarakan secara terbuka. "Ini zaman keterbukaan," tandasnya. Ditambahkan, meski ia sudah memaafkan Gus Dur, namun jika dalam pertemuan lanjutan nanti ada tuduhan lagi terhadap dirinya, ia tidak bisa menerima. "Kalau ada tuduhan lagi terhadap saya, tentu saja tidak bisa saya terima," tegas mantan Menteri BUMN dan Investasi tersebut. Sementara ketika berbicara dalam diskusi tersebut, Laksamana mengatakan, pada saat ini sudah tidak relevan untuk mewacanakan perlu tidaknya Presiden Gus Dur untuk mengundurkan diri. Tetapi yang penting adalah apakah Presiden sudah transparan atau belum, mempunyai moral atau tidak. Menurut Laksamana, rakyat sudah muak dengan pemimpin yang tidak jujur, memanfaatkan kekuasaan untuk memperkaya diri. Rakyat ingin melihat pemimpin yang bersih. Untuk itu, lanjut Laksamana, yang terpenting adalah memperkuat kredibilitas dari lembaga kepresidenan, dan ini menjadi tugas MPR untuk melakukan koreksi terhadap jalannya pemerintahan.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Jul 2000 jam 12:07:12 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
