----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

FRONT RAKYAT ANTI REJIM ORDE BARU (FRAROB)
===============================================

Kepada Yth :
Redaktur Media Cetak dan Elektronik
Di Jakarta

Hal : Informasi ke Pers

Tuntaskan Kasus 27 Juli! Bentuk KPP HAM 27 Juli!
Kasus 27 Juli merupakan salah satu tragedi kemanusian yang dilakukan oleh
Orde Baru seperti yang telah terjadi sejak tahun �65 hingga saat ini. Akan
tetapi penuntasan kasus itu masih  menyisakan tugas-tugas yang harus segara
dituntaskan. Mereka yang terlibat hingga saat ini belum diseret ke
pengadilan. Kalau pun saat ini kasus 27 Juli dibuka kembali, masih sebatas
�pemanis� semata.

Memang Soerjadi dikenai status tahanan kota, tetapi otak peristiwa itu
sendiri masih bebas berkeliaran.  Sederet nama-nama seperti: SOEHARTO,
Faisal Tanjung, Syarwan Hamid, Sutiyoso, Zaky Anwar Makarim,  Syamsir
Siregar, Dibyo Widodo, Imam Utomo, Hartono, Hamami  Nata � juga sederet
birokrat GOLKAR semasa Orba � Harmoko, Sutoyo NK, Oetoyo Oesman, Yogi S.
Memet -- masih bebas berlenggang kaki.  Kalau pun akan dibentuk pengadilan
koneksitas atau peradilan militer, tetaplah tidak dapat menuntaskan masalah.
Lihat saja buktinya! Pengadilan militer yang pernah terbentuk, seperti kasus
penculikan, misalnya. Hanya sebatas mengadili para prajurit pelaku-pelaku di
lapangan, tanpa pernah mampu mengadili otaknya.

Tidak ada jalan lain. Pembentukan KPP HAM 27 Juli (Komisi Penyelidik
Pelanggaran HAM 27 Juli) adalah langkah awal untuk menyelesaikan kasus
tersebut. Komite ini harus benar-benar terdiri dari orang-orang yang
independen dan mempunyai integritas terhadap penegakkan HAM dan demokrasi.
Komite inilah yang akan melakukan langkah-langkah penyelidikan secara
mendalam. Orang-orang yang diduga terlibat harus didatangkan untuk dimintai
keterangan. Dan KPP HAM harus berani memberikan rekomendasi ke Kejaksaan
Agung untuk menyeret orang-orang yang terlibat ke pengadilan.

Gus Dur harus berani menuntaskan kasus 27 Juli untuk membersihkan
pemerintahannya dari sisa-sisa kekuatan Orba. Tanpa pembersihan terhadap
sisa-sisa Orba, tidak mungkin demokrasi sejati akan bisa ditegakkan.
Penuntasan kasus 27 Juli juga untuk melihat siapakah kekuatan reformis
sejati, siapakah reformis gadungan. Cukup gampang untuk melihatnya. Mereka
yang konsisten menegakkan demokrasi sejati � salah satunya penuntasan 27
Juli � adalah reformis sejati.

Maka kami mengajak siapa saja yang konsisten terhadap penegakkan demokrasi
sejati dan HAM, ikut dalam aksi menuntut pembentukan KPP HAM 27 Juli. Aksi
tersebut akan kami selenggarakan pada:

Tanggal : 24 Juli 2000
Jam             : 10.00 WIB (Berkumpul di Tugu Proklamasi, dilanjutkan
                        dengan rally menuju Kantor Komnas HAM)
Tempat  : Komnas HAM.

Sekali lagi, demokrasi sejati hanya bisa terwujud apabila pemerintahan Gus
Dur membersihkan diri  dari sisa-sisa kekuatan Orde Baru dan reformis
gadungan.

Hancurkan Sisa-Sisa Kekuatan Orde Baru !!! Tinggalkan Reformis Gadungan !!!

FRAROB Terdiri Dari:
Partai Rakyat Demokratik, PNI 1927, Eksponen 27 Juli, LUKKA, PAKORBA, KPM,
GPK, STN, LMND, GMKI, JAKKER, FNPBI, KNT, STARED, FRAM, FKK 124

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 Jul 2000 jam 07:53:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke