----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Juwono Minta Kapolri dan Panglima TNI Tindak Laskar Jihad

Selasa, 25 Juli 2000
detikcom - Jakarta,

Berkepanjangannya konflik di Maluku membuat Menhan Juwono Sudarsono gundah.
Untuk itu ia secara khusus meminta Kapolri dan Panglima TNI untuk menindak
tegas semua kelompok bersenjata. Termasuk Laskar Jihad.

Menurut Juwono, Kapolri dan Panglima TNI harus menindak Laskar Jihad. "Saya
serahkan pada Kapolri dan Panglima TNI untuk menangani secara bijaksana dan
cermat bagaimana mengembalikan mereka," jelas Juwono usai membuka Lokakarya
Penyelesaian Konflik di gedung Panca Gatra, Lemhanas, Jl. Kebon Sirih,
Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2000).

Juwono menambahkan bahwa tidak ada kekuatan senjata swasta yang
diperbolehkan berkiprah di Ambon. "Kapolri dan Panglima TNI perlu menindak
secara hukum terhadap laskar swasta atau apapun namanya yang menentang
kewenangan pemerintah," tambah Juwono.

Menurut Juwono, jalan keluar penyelesaian sengketa di Maluku harus dengan
cara damai serta berdasarkan hukum, demokrasi dan transparansi. "Jangan
gunakan kekerasan sebagai jalan pertama apalagi jalan terakhir. Gunakanlah
cara yang terukur dan profesional," lanjut dia.

Mantan Mendikbud tersebut juga mengingatkan bahwa situasi yang berkembang di
Maluku saat ini sudah lebih baik. Juwono yakin maslaah keamanan di sana
dapat segera tangani secara tuntas karena telah terjadi titik balik
masyarakat dimana mereka menginginkan TNI/Polri mengambil tindakan yang pas
dan tertib.

"Masyarakat pun telah jenuh dengan perang dan konflik pernyataan. Makanya
saya, Jaksa Agung dan Kepolisian telah mendiskusikan suatu pola untuk
mengantisipasi kerusuhan," jelas mantan dekan FISIP UI tersebut.

Mengenai kasus Aceh dan Papua, menurutnya akan diselesaikan secara hukum
namun harus bertahap. "Saya tidak sanggup kalau menginginkan cepat tapi
secara bertahap akan kita lakukan," janji Juwono.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 25 Jul 2000 jam 11:29:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke