---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Selamatkan Indonesia Sekarang juga dan Fokus Saja 1. Persoalan Bangsa Indonesia lagi banyak,persoalan besarnya,soal Keamanan Rakyat,bangsa dan negara,Soal Penegakan hukum yang adil,Soal Ekonomi bangsa yang terpuruk serta soal moral dan etika anak bangsa dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dan lain-lain. 2. Prioritas persoalan yang mana paling penting untuk setiap pribadi kami serahkan kepada masing masing individu tapi walaupun begitu bangsa Indonesia harus punya prioritas penyelesaian persoalan yang ada sehingga kalaupun seluruhnya diselesaikan harus jelas prosentasi konsentrasi penyelesaiannya. 3. Tulisan ini diharapkan dapat menyumbangkan idea untuk penyelesaian Cara menegakan Hukum dan Penyelesaian krisis kepemimpinan nasional jika terjadi lagi. Perlu kami sampaikan bahwa kalaupun para elite politik rukun persoalan bangsa Indonesia yang dilanda krisis multidimensi ini tidak akan otomatis tuntas karena soalnya sangat mendasar, sehingga langkah yang paling strategis adalah memperkuat rakyat Indonesia dan menjelaskan hal yang harus dilakukan bangsa Indonesia supaya dipahami dan dilaksanakan oleh rakyat Indonesia.Harapannya rakyat mampu menyelesaikan soal-soal pribadi dan keluarganya masing-masing atau secara lokal dan akan berdampak ketingkat yang lebih luas.. � Soal penegakan hukum. 1. Saat ini sedang dilakukan penegakan hukum yaitu penegakan Hukum dengan cara gradual.Pada pelaksanaannya karena persoalan masa lalu demikian berat dan rumit maka ibaratnya seperti menyembelih sapi dengan menggunakan pisau kecil yang ketajamannya diragukan. 2. Alhasil masyarakat ragu-ragu apakah penegakan hukum benar-benar di jalankan atau sedang terjadi kompromi yang menguntungkan aparat secara pribadi didalam menyelesaikan pelanggaran hukum dimasa lalu dan sekarang.Intinya masyarakat belum percaya penegakan hukum sedang dilakukan secara adil. 3. Jika penegakan hukum dengan cara gradual ini gagal maka resikonya adalah Reformasinya Busuk dan malahan tidak ada hasil.Kondisi ini malahan dapat menghasilkan anarkisme atau jika akhirnya Reformasinya kebabblasan dimana-mana bisa terjadi pengadilan Rakyat atau letupan sporadis yang mengerikan. 4. Inti soalnya penegakan hukum harus berjalan maka jika penegakan hukum sulit dilakukan seperti kondisi diatas, kenapa tidak ditawarkan alternatif cara penyelesaian yaitu Amnesti nasional selama 3 bulan dengan catatan pelaku harus mengaku tindak kejahatannya,menyerahkan 90% hasil kejahatannya kepada negara yang akan dipakai mengganti rugi kerugian korban,keluarga dan masyarakat yang menjadi korban dan mengundurkan diri dari birokrasi.Setelah itu mereka diampuni. 5. Setiap pelaku yang telah diberi amnesti tetap boleh berusaha di dunia usaha sehingga saat ini yang harus dilakukan adalah mengundurkan diri dari birokrasi pemerintahan, TNI-Polri, lembaga peradilan dan kejaksaan. Jika pada 5 lima tahun mendatang mereka ada yang dipilih menjadi apapun oleh rakyat Indonesia maka hal itu syah saja karena Indonesia berdasar kepada kedaulatan rakyat. 6. Setelah waktu amnesti habis maka penegakan hukum harus dilaksanakan.Oleh karenanya dalam waktu 3 bulan persiapan penegakan hukum agar dilakukan sematang matangnya.Penegakan hukum ini juga diharapkan sangat didukung rakyat Indonesia karena pemerintah Indonesia telah berusaha menyelesaikan persoalan penegakan hukum ini dengan cara yang paling manusiawi. 7. Bagaimana jika pengakuan yang dibuat pada saat minta amnesti adalah bohong maka orang tersebut harus diadili sesuai ketentuan yang berlaku. 8. Dengan hal ini dilakukan juga diharapkan bangsa Indonesia dapat meluruskan sejarah dan kembali sangat menghargai kejujuran. 9. Jika pola inipun tidak sanggup dilaksanakan terserah Rakyat Indonesia saja caranya yang disampaikan melalui wakil-wakilnya. 10. Mudah-mudahan saja hal yang terjadi dimasa lalu tidak terjadi lagi. � Pemilihan presiden jika Presiden saat ini jatuh. 1. Banyak pihak melihat bahwa jika Presiden diganti saat ini bukan karena alasan yang subtansial sesuai UUD�45 dan melanggar Tap MPR maka situasi berikutnya hanya akan memperlebar ruang ketidakstabilan yang sekarang sedang terjadi,sehingga resikonya sangat besar. 2. Menurut UUD�45 Presiden berhalangan/ jatuh maka menurut UUD�45 pemerintahan akan diteruskan oleh wakil Presiden tapi ternyata jika situasinya menjadi keruh dan kondisi kedepannya bisa malahan saling menjatuhkan sehingga Indonesia makin Ruwet yang mengakibatkan ketidakstabilan jangka panjang.Hal ini berbahaya sekali. 3. Usullannya Sidang MPR memutuskan bahwa Presiden dapat dipilih Rakyat Indonesia secara langsung setelah setiap fraksi di MPR mengusulkan calon Presidennya. 4. Jika Proses Pemilihan langsung [anggap saja Referendum alasannya negara dalam bahaya]ini dilakukan diharapkan kalaupun terjadi pergantian kepemimpinan Nasional hal itu bukan karena perebutan elite politik tetapi karena ada persoalan yang mendasar. Disisi lain hal ini mendorong Demokrasi bangsa Indonesia agar Rakyatnya makin berdaulat. 5. Harapan lainnya adalah Elite politik harus membayar harga sangat mahal untuk mendorong diri sendiri dengan cara yang merugikan orang banyak karena walaupun dia bisa menjatuhkan Presiden sangat mungkin ia tidak dipilih menjadi Presiden Penggantinya bahkan sangat mungkin karier politiknya habis. Sambil hal ini dipersiapkan maka langkah penting yang segera dilakukan adalah membuat prioritas program nasional yang harus selesai dilaksanakan dalam waktu pendek dan hal tersebut juga harus menjadi komitmen bangsa Indonesia yang dilaksanakan. Program tersebut jangan dilihat sebagai program Pemerintah,DPR/MPR atau MA atau apapun itu tapi mari kita lihat sebagai program bangsa Indonesia. Kita sudah sangat tahu bahwa hal yang dapat menghancurkan bangsa Indonesia adalah jika kita bertarung diantara kita.Hal ini sangat dapat terjadi karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat terbuka sehingga mudah dipengaruhi oleh informasi dan pengaruh yang ditanamkan oleh siapa saja. Buktinya, Dahulu kala bangsa Indonesia menganut kepercayaan animisme kemudian datang agama Hindu diterima, lalu datang agama Budha diterima, periode berikutnya datang agama Islam diterima juga, setelah itu datanglah agama Kristen diterima juga. Setelah kemedekaan mendapat tawaran bantuan ekonomi dari negara barat diterima Neo Imperialisme diterima juga lalu pada waktu perang dingin datang idiology komunis dari Cina diterima juga.Datang Orde baru dengan yang menawarkan trilogi pembangunan dengan dasar kestabilan,pertumbuhan dan pemerataan diterima juga. Ketika krisis yang merupakan peringatan bahwa bangsa Indonesia harus segera mandiri ternyata elite politik pemerintahan malahan minta bantuan IMF dan Bank dunia yang jelas-jelas sudah gagal membantu mengembangkan negara berkembang untuk maju, diterima juga. Dengan kronologis itu kini bangsa Indonesia sudah saatnya menentukan sikap sebagai sebuah bangsa yang harus segera dapat menjadi bangsa yang mandiri sehingga mampu berdampingan hidup sejajar dengan bangsa-bangsa lain di muka Bumi ini. Sudah cukuplah kalau hanya bertentangan dan bertengkar, kini saatnya kita harus bersatu saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air untuk menyelematkan bangsa ini dari persoalan yang ada. Kita harus segera bangkit dari krisis ini kecuali kalau puas dengan hanya akal-akalan saja. Jakarta 26-7-2000. Agus Muldya. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Jul 2000 jam 03:49:26 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
