---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kompas, Rabu, 26 Juli 2000 Orang Minahasa Pertahankan NKRI Manado, Kompas Sejumlah tokoh Minahasa, Selasa (25/7), sepakat akan menyelenggarakan Kongres Minahasa Raya pada tanggal 5 Agustus 2000. Kesepakatan itu muncul terutama bukan karena perkembangan sosial politik nasional yang belakangan ini terus bergejolak, tetapi lebih dari itu Kongres Rakyat Minahasa juga dimaksudkan untuk konsep partisipasi Minahasa dalam keindonesiaan. Ketua Panitia Pelaksana Kongres Minahasa Raya Ir Marhanny Pua seusai rapat panitia, kemarin di Manado mengatakan, tujuan utama penyelenggaraan kongres ini untuk meneguhkan kembali sikap setiap insan Indonesia asal Minahasa terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Setiap orang Minahasa perlu mempertegas dan mengukuhkan kembali komitmennya terhadap NKRI yang belakangan ini diguncang dari berbagai jurusan," ujar Marhanny Pua yang juga dikenal sebagai Ketua Komisi Pemuda Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM). Ikut hadir dalam rapat yang menyepakati penyelenggaraan Kongres Minahasa Raya, antara lain Ir Roy Maningkas, Ir Julius Undap, Prof Dr LW Sondakh, Max Willar, John Kalangi (tokoh pemuda), dan lainnya. Kongres disepakti berlangsung di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon dan melibatkan seluruh kelompok etnik dan sub- etnik Minahasa, baik yang tinggal dan menetap di Minahasa maupun di luar Minahasa. Menurut Marhanny Pua, rata-rata orang Minahasa dalam berbagai kesempatan selalu menegaskan sikapnya yang tetap teguh terhadap NKRI yang didasarkan pada Pembukaan UUD 1945. "RI di luar Pembukaan UUD 1945, bukanlah NKRI. Karena itu jangan mengubah Pembukaan UUD 1945, sebab itu sama saja dengan membubarkan NKRI," ujar Pua yang meminta setiap tokoh Minahasa agar tetap dalam garis perjuangan NKRI seperti yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945. Secara moral, setiap orang Minahasa ikut bertanggung jawab membela dan mempertahankan NKRI, sebab dalam sejarah tercatat sejumlah tokoh Minahasa ikut aktif dalam pembentukan NKRI. Para tokoh Minahasa itu antara lain AA Maramis, Arnold Mononutu, dan Dr GSSJ Ratulangi. (fr) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Jul 2000 jam 08:08:04 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
