----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kompas, 27 Juli 2000

ASEAN+3 dan Australia Dukung Integritas Indonesia

Bangkok, Kompas
Para Menteri Luar Negeri ASEAN, Cina, Jepang, dan Korea Selatan
(ASEAN+3) mengeluarkan pernyataan bersama mendukung kedaulatan,
integritas teritorial dan kesatuan nasional Indonesia, sebagai
salah satu hasil pertemuan tingkat menlu ketigabelas negara itu
di Bangkok hari Rabu (26/7). Dukungan serupa di hari yang sama
juga dikemukakan Menlu Australia Alexander Downer.

Dalam pernyataan bersama itu para menlu itu juga menyebutkan
menghargai langkah-langkah yang diambil Pemerintah Indonesia
dalam upayanya untuk mencapai penyelesaian damai masalah di Aceh
dan Papua melalui dialog dan rekonsiliasi, yang sesuai dengan
upayanya mempertahankan momentum pembaruan politik dan ekonomi.
Demikian dilaporkan wartawan Kompas Diah Marsidi dari Bangkok
(Thailand).

"Sebagai pernyataan kolektif, dukungan terhadap Indonesia ini
untuk yang pertama kalinya, walau sebenarnya merupakan penegasan
kembali pernyataan yang sudah dibuat oleh masing-masing negara,"
kata Direktur Jenderal Politik Departemen Luar Negeri Hasan
Wirajuda, yang dalam pertemuan menlu ASEAN+3 itu menjadi utusan
khusus menggantikan Menlu Alwi Shihab yang berada di Surabaya
untuk Kongres Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menlu Thailand Surin Pitsuwan yang menjadi ketua pertemuan itu
mengatakan, pertemuan-yang merupakan kelanjutan dari pertemuan
puncak para pemimpin ASEAN+3 bulan November lalu di Manila-itu
membicarakan masalah yang beragam, untuk memperdalam dan
memperluas kerja sama regional. Para menlu yang sepakat untuk
bertemu tiap tahun itu membicarakan juga persiapan pertemuan
puncak ASEAN+3 yang akan diselenggarakan 25 November 2000 di
Singapura.

Dukungan Australia

Dukungan pada Indonesia juga diutarakan oleh Menlu Australia
Alexander Downer dalam konferensi persnya di Bangkok, Rabu
siang.

Downer mengatakan, pernyataan dukungan kuat masyarakat
internasional pada integritas teritorial Indonesia harus
diberikan, karena baik Australia maupun kawasan Asia Pasifik
tidak bisa membiarkan Indonesia terpecah belah.

Berbicara sehari menjelang pertemuan Forum Regional ASEAN (ARF),
Downer mengatakan, dia akan menggunakan kesempatan pertemuan ARF
dan pertemuan ASEAN dengan mitra dialog hari Jumat dan Sabtu,
untuk menegaskan komitmen Australia dan untuk mengajak negara-
negara lain dalam komitmen untuk mendukung integritas teritorial
Indonesia.

Terpecah-belahnya Indonesia menurut Downer, tidak diinginkan
Australia dan tidak mungkin dibiarkan terjadi oleh kawasan Asia
Pasifik. "Saya rasa sangat penting bahwa dalam pertemuan-
pertemuan ini kami menggunakan kesempatan ini untuk
memperlihatkan bahwa masyarakat internasional mendukung dengan
kuat integritas teritorial Indonesia...," kata Downer.

Masyarakat internasional menurut dia, jangan sampai memberi
indikasi mendukung apa yang disebut gerakan kemerdekaan itu.
"Menurut saya, masyarakat internasional jangan sampai memberi
dukungan apa pun pada unsur-unsur di Indonesia yang ingin
memecah belah negara itu," kata Downer yang menambahkan, selain
pernyataan dukungan internasional atas integritas teritorial
Indonesia serta bantuan kemanusiaan, tidak banyak yang bisa
dilakukan negara luar dalam membantu Indonesia menyelesaikan
berbagai masalahnya itu.
Downer mengatakan, dalam pertemuan dengan Menlu Alwi Shihab dia
ingin membicarakan masalah Timor Timur, khususnya mengenai
milisi. Dia mengatakan sangat kerap melakukan pembicaraan dengan
pihak Indonesia mengenai masalah milisi, dan pihak Indonesia pun
telah mengambil sejumlah inisiatif, antara lain razia dari rumah
ke rumah dan pembentukan komisi perbatasan bersama. Namun,
insiden-insiden baru-baru ini yang dipuncaki dengan tewas
tertembaknya seorang prajurit Selandia Baru, memperlihatkan
masih aktifnya milisi di wilayah Timor barat.

Australia mengharapkan Indonesia melanjutkan, bahkan
meningkatkan, upaya untuk mengontrol milisi yang tampaknya
beroperasi dari Timor barat, mengganggu pengungsi di kamp
pengungsi serta melakukan serangan-serangan di perbatasan,
bahkan sampai ke wilayah Timor Timur. "Hanya Indonesia yang bisa
menangani milisi di Timor barat," kata Menlu Australia itu.

Isu lain yang akan dibicarakan Australia dalam pertemuan-
pertemuan ini adalah mengenai Fiji, dengan beberapa negara
ASEAN, India, AS, dan Eropa. Ketika ditanya apakah Australia
akan menjatuhkan sanksi pada Fiji, Downer mengatakan, itu
mungkin dilakukan bila Speight dan kelompok dekatnya, yang
menyandera PM Mahendra Chowdry dan kabinetnya, masuk dalam
Pemerintah Fiji. "Kalau begitu keadaannya, itu akan menjadi
bencana bagi Fiji," tegasnya. *

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Jul 2000 jam 10:53:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke