---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Tanggapan untuk Sdr. Michael : HAL PENGAJARAN YANG SESAT "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti DOMBA, tetapi sesungguhnya mereka adalah SERIGALA YANG BUAS. Dari BUAHnyalah kamu MENGENAL MEREKA Dapatkah orang memetik anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. ................................ Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka" (Ucapan Yesus Kristus tentang agama sesat dan ciri- ciri nabi palsu yang akan datang pada akhir zaman dari Injil Matius pasal 7 ayat 15-20) Para netters Indo News dan Sdr. Michael yang saya kasihi dan hormati, saya bukanlah provokator dan juga tidak bermaksud mendiskreditkan agama manapun dalam tulisan saya di Indo-news.com yang berjudul "Siapa Biang Kerok Standar Ganda". Agar anda mendapatkan pemahaman yang lebih obyektif, saya menyarankan anda untuk melakukan studi banding dan survei lintas agama Islam - Kristen melalui sumber-sumber yang bisa dipercayai dan obyektif. Belajarlah soal Islam melalui tokoh-tokoh Islam, tulisan mereka dan "kitab suci mereka" Begitu juga dengan KeKristenan belajarlah Bibel jangan percayai omongan PASTUR, PAUS atau Pendeta anda sebab di akhir zaman ini banyak hamba-hamba setan dan nabi-nabi palsu yang mengaku dirinya hamba Tuhan. Baca juga tulisan yang ditulis oleh tokoh-tokoh Kristen yang sungguh-sungguh cinta Tuhan dan memiliki reputasi baik dan mendalam dalam menegakkan doktrin Kristen yang murni dan benar. Berbicara soal Standar Ganda dan keadilan, rasa keadilan muslim dan non muslim ADALAH SAMA SAJA. Orang Islam itu tidak memiliki hak-hak asasi lebih istimewa dibandingkan dengan orang Kristen begitu juga sebaliknya. Jika anda tidak ingin hak-hak asasi anda dizalimi dan di diskriminasi maka JANGAN ZALIMI HAM sesamamu ma- nusia. Jika muslim ingin kebebasan beragama, beribadah, mendirikan tempat ibadah termasuk melakukan kegiatan dakwah (penyebar luasan agama mereka) khususnya di daerah di mana mereka menjadi kelompok minoritas, maka seharusnya mereka juga memberikan kesempatan dan hak yang sama kepada MINORITAS NON ISLAM di daerah mayoritas kelompok mereka. Konsep ini berlaku timbal balik dan fair play. Prinsip Equal Opportunity Before the Law dan Meritocracy inilah yang harus diterapkan dalam hubungan antar suku, etnis, agama, golongan dan ras di negara manapun. Dalam satu negara tidak boleh ada anak emas dan anak-anak tiri. Negara tsb. akan terancam gerakan pemberontakan dan DISINTEGRASI jika mulai melakukan kebijakan rasis, diskriminatif dan tidak adil terhadap golongan-golongan tertentu. Contoh sederhana : Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang menentukan anda berhak masuk di Perguruan Tinggi Negeri adalah nilai hasil tes anda, bukan karena anda itu pribumi, etnis Jawa dan Islam. Yang tidak diterima dalam UMPTN jangan irihati lantas meniupkan isu SARA dan menuntut fasilitas istimewa dari pemerintah karena faktor etnis dan agama, yang jelas TIDAK BISA DIBENARKAN. Belajarlah lebih giat dan berusalah lebih keras untuk sukses, itu jalan keluar yang fair dan obyektif. Jika Amien Rais, Gus Dur boleh jadi Presiden maka Megawati pun berhak jadi presiden jika memang beliau mampu dan dipercaya rakyat bahkan DORCE yang wariapun/Bencongpun berhak jadi presiden. Penolakan terhadap hak seseorang untuk menjadi presiden karena jenis kelaminnya adalah KEZALIMAN dan DISKRIMINASI. Seorang pria takkan melakukan poligami jika ia sungguh sungguh mencintai istrinya. Ketahuilah 99,9 % wanita dalam hati kecilnya tak rela dirinya di madu. Jika anda wanita relakah cinta anda dibagi dua atau berempat ? Berhentilah melihat segala sesuatu dari sudut pandang picik dan egois anda. Cobalah melihat dari sudut pandang orang atau kelompok lain. Bagaimana jika saya menjadi dia / berada di posisi mereka ? InsyaAllah anda akan menjadi orang yang lebih bijak, adil dan MAWAS DIRI, jika anda memiliki prinsip di atas . Yesus mengajarkannya dalam Injil, apakah Muhammad mengajarkan prinsip yang sama dalam Al Qur'an ? Silahkan anda melakukan penyelidikan secara mendalam, obyektif dan mandiri lalu ambillah kesimpulan sendiri. Mengapa saya menentang segala bentuk NEGARA AGAMA, baik itu Islam, Kristen dll. karena memang negara tidak boleh mengistimewakan salah satu kelompok agama, etnis atau warna kulit. Negara harus menjunjung tinggi persamaan hak, kesempatan dan kewajiban bagi semua warganya tanpa terkecuali. Prinsip sekuler demokratis adalah kenyataan yang harus mau diterima oleh semua warganegara, termasuk umat MUSLIM. Agama juga tidak boleh dijadikan dasar hukum yang memaksa pemeluk agama lain untuk menuruti standar hukum agama yang dominan, yang kadang cenderung mendiskriminasi pemeluk agama dan etnis minoritas. Jikalau sebagai tuntunan moral dan etika yang mendorong masyarakat yang adil dan beradab, tuntunan agama yang luhur dan mulia secara universal itu tentunya bisa diterima oleh semua kelompok sebagai dasar hukum. Jika di Amerika Serikat yang sering mereka tuduh sebagai setan besar dan musuh Islam no. 1 mereka diberikan kebebasan untuk beribadah, berdakwah dan mendirikan masjid-masjid secara leluasa, apakah mereka pada ke- nyataannya memberikan hak dan keluasaan yang sama kepada minoritas KRISTEN, Hindu, Budha dll. untuk mendirikan rumah ibadah mereka masing-masing di Arab Saudi, Malaysia, Brunei, Iran, bahkan Indonesia yang seringkali disebut sebagai negara "Pancasila" ini. Adakah negara-negara mayoritas muslim ini meratifikasi PIAGAM DEKLARASI HAM PBB ? Jawabnya jelas : TIDAK Mengapa ? Karena salah satu deklarasi HAM PBB adalah menyerukan penghargaan terhadap kebebasan beragama dan berke- yakinan apapun itu bentuknya termasuk ateisme dan komunisme yang tidak akan pernah bisa diterima oleh muslim dan SYARIAH mereka. Muslim selalu menyangkal HAM itu bersifat obyektif universal, tapi relatif dan subyektif (baca : Muslim mayoritas boleh semau gue dan mau menang sendiri, muslim minoritas haram dizalimi dan disemauguein oleh non muslim yang mayoritas) itulah prinsip hipokrit dan egois yang selama ini mereka anut dan terapkan dalam kehidupan dan "dialog" antar umat beragama. **MUSLIM PAPUA PROTES PENERAPAN "SYARIAH KRISTEN", KAMI JUGA MENOLAK PENERAPAN "SYARIAH ISLAM" Terus terang saya geli membaca tulisan di IndoNews hari ini atau kemarin yang berjudul Muslim Papua Protes karena Papua akan menjadi provinsi "Kristen". Mereka kuatir akan dipinggirkan karena Papua adalah daerah mayoritas Kristen dan mengklaim bahwa "syariah Kristen" tidak bisa diterapkan di Papua karena mereka hadir lebih dulu di Papua terlebih dahulu (logika apa pula ini ?!) Sementara kelompok POROS TENGAH Islam fundamentalis tengah bermanuver menggolkan penerapan SYARIAH ISLAM yang egosentrik dan hegemonik itu di seluruh wilayah Indo- nesia dengan sengaja mengabaikan protes dan keberatan minoritas non muslim yang juga memiliki saham dan pemilik sah negeri yang bernama INDONESIA ini. Jangan salahkan rakyat Papua, NTT, Bali, Batak dan Minahasa yang mayoritas NON ISLAM menuntut pemisahan diri dari Republik ini kalau kelompok Poros Tengah terus bernafsu memak- sakan syariah Islam diterapkan di Indonesia dan diskriminasi SARA terhadap kelompok minoritas terus dipertahankan dan disuburkan. Tak seorangpun sudi dijajah dan didiskriminasi HAMnya oleh orang atau kelompok lain, ini harus diinsyafi oleh umat muslim dan kelompok Poros Tengah pada khususnya. Mereka juga menolak kedatangan pasukan PBB dari negara- negara Barat di Maluku karena "menginjak-injak kedaulatan bangsa" alasan sama seperti alasan klise rezim Soeharto agar belang dan kebiadaban mereka tidak terbongkar ke dunia internasional. Padahal, apa yang dilakukan Laskar Jihad di Maluku tidak kalah kejinya dengan yang dilakukan oleh Serbia terhadap etnis Bosnia di Yugoslavia. Kejahatan kema- nusiaan yang dilakukan teroris Islam fundamentalis ini harus mendapatkan sanksi yang tegas dan seberat-berat- nya dari masyarakat internasional yang beradab. Melihat fakta di atas, Sdr. Michael masihkah saudara marah dan menggugat saya ?! Yesus mengajarkan anti kekerasan dan ampuni musuh-musuhmu tapi bukan berarti kita berdiam diri melihat kezaliman dan kejahatan terjadi di depan mata kita. Kita harus bertindak dengan cara cara beradab dan anti kekerasan untuk memberikan solusi dan tekanan atas penyelesaian konflik berdarah di Maluku. Apakah Syariah Islam menjamin tegaknya kebenaran, hukum dan keadilan ? TIDAK ! Justru kezaliman, korupsi, kediktatoran, kemunafikan, pelanggaran HAM kelas berat terjadi di negara-negara Islam. Peraturan agama yang diformal lahiriahkan justru menghasilkan masyarakat yang HIPOKRIT karena manusia menjalankan tuntunan agama karena terpaksa dan takut akan sanksi hukum dari penguasa bukan karena keridhoan dan kecintaannya kepada Tuhan. Pelanggaran HAM terberat negara-negara muslim ini adalah pemasungan dan diskriminasi kebebasan beragama bagi minoritas non muslim juga jenis kelamin wanita. Wanita takkan pernah diterima sebagai pemimpin negara dan mendapatkan kesempatan berkarir secara sejajar dengan pria oleh kalangan muslim fanatik konservatif. Ini merupakan fakta. Gus Dur mengatakan kelompok teroris dan ekstrim Islam itu salah mengartikan ajaran Qur'an dan kurang mengerti Islam, benarkah demikian ? Apakah POROS TENGAH itu tidak mengerti Al Qur'an ? Mereka justru ingin menerapkan SYARIAH Islam secara murni dan konsekuen di seluruh muka bumi ini, meski faktanya syariah ini sangat zalim dan diskrimi- natif terhadap para wanita dan minoritas non-Islam. Apakah penguasa-penguasa Timur Tengah itu tidak mengerti bahasa Arab dan buta Al Qur'an ? Justru mereka itu lebih ahli dan mengerti Al Qur'an secara lebih mendalam, murni dan konsekuen. Hasilnya anda bisa lihat di Arab Saudi, Iran, Sudan dll. Sdr. Michael jangan percaya tulisan saya, silahkan anda berkunjung ke Arab Saudi, bisakah anda bebas menjalankan ibadah agama anda, mendirikan gereja dan melakukan gerakan penginjilan di Arab Saudi. Jika penguasa Arab dan masyarakat muslim di sana tidak mempersulit dan mempersalahkan anda maka semua pendapat saya baik di tulisan lalu atau yang ini adalah SALAH TOTAL dan saya telah berdosa karena terlalu berprasangka negatif terhadap muslim dan Islam. Tapi bila penguasa dan masyarakat muslim Arab Saudi memenjarakan anda karena aktifitas anda sebagai seorang Kristen maka pendapat saya ADALAH BENAR dan FAKTA adanya. Apakah masyarakat dan penguasa muslim membiarkan seorang muslim untuk berpindah agama ke agama Kristen dengan leluasa atas kehendaknya sendiri tanpa pengucilan, aniaya dan tindakan diskriminatif intimidatif lainnya ? Jika Yah, maka saya SALAH, jika TIDAK maka saya BENAR adanya. Tahukah anda berapa banyak eks. muslim yang diteror, dianiaya, dikucilkan dan dibunuh oleh keluarga, ortu maupun teman-teman dekatnya sendiri karena keputusannya untuk berpindah agama. Hadits Al Bukhori dengan jelas memberikan sanksi hukuman MATI bagi muslim yang nekat pindah agama dengan alasan apapun ! Tahukah anda akan hal ini ? Lihatlah di http://www.persecution.net Jika Paus melakukan ekskuisisi dan membunuhi Yahudi dan muslim di masa lampau itulah adalah dosa dan kesalahan Paus, karena Paus menyalahi ajaran Yesus Kristus. Yesus tak pernah memerintahkan Paus untuk membunuhi Yahudi dan pemeluk agama lain. Coba buka kembali BIBEL anda. Muslim yang memiliki pandangan liberal dan demokratis semacam Gus Dur dkk. adalah muslim yang melunakkan tafsir dari doktrin-doktrin Islam yang sebenarnya egosentrik, hegemonik dan intoleran itu. Bukankah Gus Dur seringkali dihujat karena kedekatan dan perlindungan yang diberikannya kepada kelompok-kelompok minoritas di Indonesia ? Jadi Gus Dur itu adalah maaf, muslim sesat tapi bermoral mulia dan berhati nurani yang bersih dan obyektif. Citra Islam yang tercoreng moreng ini sedikit tertolong oleh tokoh-tokoh muslim moderat semacam Gus Dur dkk. Aneh bukan ?, yang liberal (baca: sesat) justru perilakunya menyejukkan, obyektif dan mawas diri, yang Islami justru bengis, intoleran, picik dan egois luar biasa. How comes ? Yesus tak pernah mengajarkan Perang Salib, Jihad, imperialisme kolonialisme balas dendam dan sebangsanya. Syariah Yesus Kristus adalah KASIH dan INTROSPEKSI DIRI. Muhammad dan pengikutnya kemana-mana selalu membawa pedang, Yesus dan murid-muridNya tak pernah membawa-bawa pedang, karena mereka tak membutuhkannya. Sejarah awal penyebaran agama Kristen tidak diwarnai oleh aneksasi "pasukan Kristen" ke negara-negara sebelah, tetapi KeKristenan justru tersebar oleh siksaan dan aniaya yang dialami oleh umat Kristen itu sendiri, diobori oleh iman dan kesalehan umat Kristen pada waktu itu. Kalau Islam sejak awal disebarkan melalui ancaman militer dan aneksasi. Minoritas non-muslim secara teori tetap diperkenankan hidup dalam koloni mayoritas muslim tapi kedudukan mereka adalah sebagai WARGANEGARA KELAS DUA. Ini adalah fakta. Anda masih tidak percaya, bacalah buku- buku SEJARAH DUNIA anda kembali. Jangan percaya tulisan ini. Kalau Islam toleran maka kaum Quraish yang menyembah berhala, kaum Yahudi dan umat Kristen masih hidup tinggal dan bebas beribadah di Arab Saudi hingga saat ini, tapi faktanya mereka sekarang tidak ada lagi khan ? Perang Salib tidak akan terjadi bila pasukan Islam tidak mencoba untuk menganeksasi EROPA pada waktu itu. Kalau Islam disebarkan melalui jalan damai, peperangan itu mungkin tak terjadi. Lagipula pada waktu itu ajaran Kristus yang asli sudah diselewengkan oleh Paus Katolik dan kaum imperialis untuk melakukan kolonialisasi dan imperialisme. Keserakahan manusialah yang menyebabkan imperialisme bukan ajaran Yesus Kristus. Jadi jangan salahkan KeKristenan atas kolonialisme dan imperialisme Eropa. Saya tidak bermaksud memusuhi muslim atau menciptakan perang agama, tapi saya mengajak semua orang khususnya umat muslim untuk berpikir kritis melakukan introspeksi diri. Jangan begitu gampang menghakimi pemeluk agama lain dan mencap Yahudi dan Barat melakukan standar ganda terhadap muslim. Janganlah ibarat mencari kutu di kepala orang lain sementara gajah di pelupuk mata sendiri tak tampak. Setiap muslim yang mencari Isdina Sirathal Mustaqim pasti akan merenungkan tulisan saya ini bukan menghujat saya. Berbahagialah setiap orang khususnya muslim yang mendapatkan pencerahan melalui tulisan ini. Karena sesungguh surga itu sudah dekat dengan diri anda. Kerusuhan Maluku, perang Kashmir, Moro, Bosnia dan konflik antar etnis, umat beragama dan individu di seluruh dunia dari Adam sampai akhir zaman takkan pernah berhenti selama masih ada manusia dan sekelompok orang yang tak tahu malu, egois dan tak pernah mawas diri. Akar dari segala konflik adalah arogansi dan egoisme. BERTEKUN Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan DIKUCILKAN, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti (berbuat pahala) bagi Allah. Mereka berbuat demikian karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku TELAH MENGATAKANNYA kepadamu. (Nubuat Yesus Kristus tentang LASKAR JIHAD Injil Yohanes 16:1-4) Tuhan Yesus mengasihi anda semua, Gus Sur G dewanto wrote: Begitu banyaknya bukti yang dikemukakan yang berbeda dengan apa yang selalu dikatakan umat muslim, seperti kemurnian kitab suci, kontradiksi dalam kitab suci, ayat-ayat yang tidak mengajarkan kebaikan dll. Saya ingin sekali mendengan jawaban dari ahli-ahli Islam di net ini. Tidak adakah yang punya keberanian untuk menjawab? dewanto Yah Sdr. Dewanto, kita semua menunggu jawaban mereka, kita bosan dengan teori-teori manis tapi kosong mereka tentang "toleransi, kebebasan beragama dan pluralisme" Mari kita lihat apa reaksi dan jawaban mereka...... Gus Sur ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 3 Aug 2000 jam 03:59:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
