----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Polisi Kejar-kejaran dengan Pria Berpistol

LHOKSEUMAWE - Sepasukan polisi dari Polres Aceh Utara, Kamis siang,
dilaporkan sempat kejar-kejaran dengan seorang pria berpistol di kawasan
Ujong Blang Lhokseumawe. Lelaki itu lolos dari sergapan setelah melepaskan
beberapa kali tembakan ke arah polisi.
Peristiwa siang bolong itu dilaporkan terjadi di luar dugaan. Menurut
keterangan, pada saat itu enam petugas Polres Aceh Utara turun ke kawasan
Ujoeng Blang untuk melakukan penyelidikan menyangkut keberadaan seorang pria
yang berinisial ARA, yang oleh polisi dituduh terlibat serangkaian tindak
pidana pemerasan.
Tetapi, ketika berada di sebuah kawasan yang berdekatan dengan rumah ARA,
polisi mengaku tiba-tiba mendengar satu suitan besar dari seseorang yang
diidentifikasi sebagai isyarat untuk ARA. Beriringan dengan itu dari sebuah
rumah yang berdekatan dengan posisi aparat meloncat satu pria tanpa
mengenakan baju dengan sepucuk pistol FN terselip di punggungnya.
Sambil melarikan diri, pria yang dipastikan petugas berinitial ARA
melepaskan tembakan ke arah petugas yang kemudian dilayani aparat dengan
tembakan balasan seraya meminta pria itu menyerahkan diri secara baik-baik.
"Namun, pria itu tidak menggubris. Ia terus lari sampai akhirnya lolos,"
ungkap seorang petugas.
Kapolres Aceh Utara Superintendent Drs Syafei Aksal mengakui peristiwa itu.
Namun, menurutnya, pada saat tersebut pihaknya bukan mencari dan berhadapan
dengan GAM. Tetapi, pelaku pemerasan. "Kami bukan mencari GAM. Tetapi
melakukan penyelidikan terhadap pelaku tindak pidana pemerasan," ungkapnya.
Kehadiran petugas di pesisir utara Kota Lhokseumawe, kemarin siang, kata
Kapolres, merupakan bagian dari tugas penyelidikan dalam rangkaian penegakan
hukum dan mengeliminasi tingkat keresahan masyarakat akibat tindak
pemerasan.
Pemerasan berbagai komponen masyarakat sampai saat ini masih berlangsung
deras di Aceh Utara. Namun, sampai saat ini tidak ada pelaku yang
tertangkap. Apalagi, mayoritas korban tidak berani mengadu kepada pihak
kepolisian karena takut dengan ancaman.
Kondisi itu, menurut kapolres, amat dipahami kepolisian. Makanya,
berdasarkan sejumlah laporan dan informasi masyarakat pihaknya melakukan
penyelidikan guna mengurangi tingkat keresahan masyarakat. "Kita melakukan
itu dalam rangkaian tugas kita sebagai pengayom dan aparat penegak hukum,"
tandasnya.
Dari rumah tersangka yang selama ini terus dicari-cari, polisi mengaku
berhasil menyita satu pucuk pistol FN rakitan plus 18 pelurunya berikut enam
peluru kaliber RPD dan beberapa ons serbuk amunisi.(tim)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Aug 2000 jam 08:19:56 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke