---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- "Laskar Jihad sudah terbukti melanggar Perintah Penguasa Darurat Sipil di Ambon" Penguasa darurat sipil di Ambon yaitu Gubernur Saleh Latuconsina telah menyatakan agar Laskar Jihad secepatnya keluar dari Ambon. Begitu juga Kapolri Jendral Rusdi Hardjo ketika ditanya wartawan, telah mengatakan bahwa sedikit demi sedikit Laskar Jihad sudah ditarik dari Maluku; tetapi ini berarti belum seluruh Laskar Jihad ditarik dari Ambon atau jangan-jangan belum ada Laskar Jihad yg keluar dari Ambon. Atau mungkin ... Jendral Rusdi Hardjo hanya sekedar bermain-main dengan kata-kata belaka. Lalu Jendral Tyasno, Kepala Staf TNI-AD, sudah menyatakan secara terbuka bahwa tidak tertutup kemungkinan bagi masuknya intervensi asing di Maluku. Kemudian Asmara Nababan dari Komnas HAM di SCTV pada hari Rabu 2 Agustus 2000 sudah menyatakan kemungkinan masuknya intervensi asing ke Maluku, walaupun membatasi agar pasukan itu datangnya dari negara ASEAN. Bahkan keesokan harinya, ditegaskan sekali lagi di Indosiar oleh Asmara Nababan, bahwa pemerintah baik sipil maupun militer telah GAGAL dalam menangani konflik. Sementara Presiden Gus Dur sendiri pun sudah dari sejak awal menyatakan agar Laskar Jihad disergap ditengah laut. Tetapi ternyata sampai saat ini gerombolan pengacau ini masih saja bercokol di Maluku dan membuat KEONARAN. Lalu apa sebenarnya yg sekarang sedang dikerjakan pemerintah, Ketua MPR Amien Rais, TNI serta Kepolisian yang notabene mereka semua diberikan mandat oleh rakyat Indonesia untuk melindungi warganya ... ...? Berlarut-larutnya penyelesaian keberadaan Laskar Jihad yg jumlahnya hanya 3000 orang, mengundang spekulasi yg semakin kuat, bahwa pemerintah dan aparat terlibat dalam konflik Maluku atau sedikitnya TIDAK NETRAL dan TIDAK SERIUS dalam menyelesaikan konflik disana. Semua institusi dan lembaga negara IMPOTEN, karena mereka sudah tidak lagi mampu menjalankan kewajibannya dalam melindungi warganya yaitu rakyat Indonesia. Pemerintah Indonesia secara NYATA tidak mampu lagi menggerakkan aparatnya untuk segera bertindak menangani gerombolan Laskar Jihad ini. Oleh karena ketidak berdayaan pemerintah serta aparat, maka tidak ada pilihan lain kecuali Pasukan Asing SEGERA didatangkan ke Maluku. Lalu pada saat bersamaan Laskar Jihad perlu di ULTIMATUM, bhw jika sebelum tanggal tertentu Laskar Jihad belum keluar dari Maluku, mereka akan dianggap melakukan TINDAKAN MAKAR yaitu suatu suatu gerakan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan RI. Pers Indonesia pun rupanya PAYAH, karena rupanya media massa di Indonesia sama sekali tidak punya NYALI memberitakan PEMBANGKANGAN dan kebiadaban Laskar Jihad di Ambon secara kontinu, padahal korban jiwa dan pembumihangusan kawasan terus berlanjut sampai saat ini. Oleh sebab itu kedatangan pasukan Internasional ke Ambon adalah sangat MENDESAK dan perlu didukung oleh seluruh rakyat Indonesia yg masih mempunyai hati nurani. Mawar Hati ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Aug 2000 jam 10:13:57 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
