----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Bendera Merah Putih Dilarang Berkibar di Riau
Reporter: Chaidir Anwar Tanjung

detikcom - Pekanbaru, Menjelang hari ulang tahun kemerdekaan RI ke 55,
situasi politik di Riau kembali memanas. Ini bukan karena 'calon Presiden
Riau Merdeka' Tabrani Rab, berkoar soal kemerdekaan itu. Tapi, untuk
menyambut hari ulang tahun kemerdekaan kali ini, bendara merah putih
dilarang berkibar di Riau. Lha, siapa yang melarang ?

Pelarangan itu memang bukan melalui pengumuman resmi. Tapi disebarkan lewat
selebaran gelap, oleh orang Pekanbaru yang mengatasnamakan Panglima Riau
Merdeka. Dalam selebaran itu, mereka menghimbau pada masyarakat agar tidak
mengibarkan bendara merah putih selama bulan Agustus. Khususnya puncak hari
ulang tahun kemerdekaan.

Dalam selebaran itu juga disebutkan, saat ini sudah 50 ribu orang Riau
melakukan latihan militer  di Malaysia. Namun sampai kini, belum diketahui
secara pasti siapa sebenarnya yang menyebarkan selebaran itu.

"Saat membuka pintu ruko, didepan telah ada selebaran yang melarang
mengibarkan bendara merah putih. Tapi, saya tak tahu siapa yang meletakkan
selebaran itu," ungkap Ramli (45) salah seorang pemilik ruko (rumah toko) di
Jl Tuanku Tambusai, kepada detikcom, Senin (7/8/2000).

Sementara itu, instansi-instansi pemerintah juga terdapat selebaran
tersebut. "Kami juga mendapat selebaran agar tidak mengibarkan bendara merah
putih. Tapi kami tidak tahu siapa orang yang menyebarkannya," ungkap salah
salah seorang pegawai di DPRD Riau kepada detikcom.

Lalu benarkah selebaran itu ada kaitannya dengan Badan Pekerja Kongres
Rakyat Riau II (BPKRR II) ?. "Wah, kami tidak ada kaitannya dengan Panglima
Riau Merdeka. Kami juga tak tahu-menahu soal selebaran itu," kata Al Azhar,
Ketua BPKRR II yang dihubungi detikcom melalui telepon.

Menurut Al Azhar, pihaknya sendiri tetap konsisten dengan keputusan Kongres
Rakyat Riau II. Yakni, memperjuangkan kemerdekaan Riau lewat jalur damai.
"Saya menilai langkah yang ditempuh Panglima Riau Merdeka, merupakan langkah
yang tidak strategis untuk mencapai kemerdekaan. Dengan jelas saya katakan,
BPKRR II tidak ada kaitannya dengan Panglima Riau Merdeka," kata Al Azhar.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 8 Aug 2000 jam 04:21:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke