---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Akbar Tolak Menteri Utama Wapres Megawati Harus Aktif Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung, menolak rencana Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), membentuk menteri utama, dalam pemerintahannya. Yang harus dilakukan Gus Dur, memberi tugas yang fokus kepada Wapres Megawati. "Yang bisa dilakukan oleh Gus Dur adalah, memberikan tugas, kewenangan, memberikan assigment kepada ibu Megawati sebagai wapres, dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan sehari-hari," ujar Akbar Tanjung, Senin (7/8). Sehingga kata Akbar, presiden dan wakil presiden mempunyai pembagian tugas yang bisa menjamin kesuksesan tugas-tugas pemerintahan. Akbar juga setuju, kalau Gus Dur memfokuskan tugas-tugas luar negeri untuk membangun citra Indonesia di luar negeri dan tugas dan mempersatukan bangsa, sedangkan Wapres Megawati, menjalankan tugas operasional sehari-hari. Sementara anggota MPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Jacob Tobing, mengatakan Wapres Megawati Sukarnoputri, harus lebih aktif dalam menjalankan pemerintahan. Ini sesuai dengan konstitusi dan sejarah Indonesia, wakil presiden harus pegang peran, jika presiden berhalangan sementara. Menyangkut progress report Gus Dur, Jacob Tobing mengakui, apa yang dilaporkan Gus Dur selam 10 bulan memerintah, belum lengkap, akibat tidak berjalannya pemerintahan secara efektif. "Paling tidak, dia hanya mengambil hal-hal yang merupakan kredit poin," ujar Jacob Tobing, di Gedung MPR Senayan Jakarta, Senin (7/8). Persoalan dalam pemerintahan kata Tobing, bukan pada ide, analisa atau policy. Tetapi, bagaimana memimpin pemerintahan sehari-hari, mengambil keputusan tertinggi, di eksekutif. Keterbatasan kesehatan Gus Dur, menurut Jacob Tobing, menjadi pertimbangan, karena dengan kondisi saat ini, manajemen pemerintahan, tidak bisa langsung. "Namun kalau hanya memposisikan dia sebagai kepala negara, saya rasa tidak begitu tajam, hitam putih begitu," tandas Jacob Tobing.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 8 Aug 2000 jam 09:27:28 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
