---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Gus Dur Utak-utik Kabinet 60% Bukan Aktivis Parpol koridor.com [11 Aug, 5:54] Ketika anggota MPR sibuk bersidang di gedung DPR/MPR, Presiden Abdurrahman Wahid juga sibuk mereka-reka komposisi kabinet mendatang. Soal komposisi kebinet ini dilontarkan Gus Dur setelah Kwik Kian Gie mundur sebagai Menko Ekuin. Presiden Gus Dur langsung mengeluarkan bocoran kabinet baru nanti 60% menterinya bukan aktivis partai politik. Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam jumpa pers mendadak di pintu samping kanan belakang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (10/8) malam; seusai bertemu dengan Menkumdang Yusril Ihza Mahendra, Meneg Otda Ryaas Rasyid, dan Jaksa Agung Marzuki Darusman. Gus Dur belum mau membuka siapa nama-nama yang masuk menjadi menteri. Ia hanya menegaskan, komposisi kabinet mendatang 60% tokoh di luar partai politik, sisanya 40% berasal dari partai. Untuk menyusun kabinet baru nanti, Gus Dur tidak akan membicarakannya kepada siapa pun seperti yang lalu, karena itu adalah hak prerogatif presiden. Gus Dur juga belum mau mengungkap kapan kabinet baru akan dibentuk. "Belum tahu. Sidang tahunan saja belum selesai kok," ujarnya. Begitu juga dengan keppres tentang pembagian tugas kepada wapres. Menurut Gus Dur, seperti dikutif BPO; hal itu akan disusunnya dan diumumkan bersamaan dengan komposisi kabinet yang baru. Sementara itu, Ketua PAN Faisal Basri di sela-sela Rakornas NU di Jakarta mengatakan, sesungguhnya parpol bisa mengajukan beberapa nama tetapi keputusannya berada di tangan Presiden dan Wapres Megawati Soekarnoputri. "Yang jelas untuk jangka pendek masih dibutuhkan jumlah departemen yang agak banyak untuk memberikan kompromi politik," ujarnya. Ditanya seputar isu dirinya akan dimasukkan ke dalam kabinet, Faisal tidak mau berkomentar banyak. "Saya tidak mau komentar," katanya sambil meninggalkan wartawan. Setelah mengadakan pertemuan dengan beberapa menteri di Istana Merdeka, Gus Dur memanggil Kepala Bulog Rizal Ramli ke rumah singgahnya di Jl Irian No 7 Jakarta Pusat, Kamis kemarin. Apakah dia ditawari jadi menteri? Ketika dicegat wartawan, Rizal tak mau mengungkapkan isi pembicaraannya dengan Gus Dur. Ia tak mau berkomentar soal dirinya yang akan dijadikan menteri oleh Gus Dur. Ia hanya bercerita, meski Kwik sudah mengundurkan diri sebagai Menko Ekuin, kondisi Gus Dur masih riang gembira. "Tak ada kesepakatan apa-apa dengan Gus Dur. Saya cuma menengok. Dia memang masih luar biasa. Lewat proses ini, Gus Dur masih terlihat riang dan gembira. Memang ini pertemuan berkaitan dengan proses politik yang sedang bergolak. Tetapi, Gus Dur ketawa-ketawa saja, tuh," kata Rizal. Ramli, menurut sumber koridor.com akan menduduki jabatan di perindustrian dan perdagangan. Selain Rizal yang sudah terlebih dahulu meninggalkan Jl Irian No 7 dengan menggunakan mobil Volvonya B 2246 HP, juga tampak salah seorang pengurus PBNU dan anggota DPR dari F-KB, Arifin Junaidi. Tetapi, Arifin tak mau berkomentar sedikit pun. Sampai pukul 21.25 WIB, masih beberapa tokoh belum beranjak dari rumah itu. Tetapi, belum diketahui siapa saja yang berada di dalam rumah. Hanya mobil-mobil mereka yang tampak diparkir di halaman rumah di antaranya sedan Volvo B 273 BS dan Mercedes Benz S 320 B 8088 HP. Sementara itu, menurut sumber koridor.com, Marzuki Darusman sepertinya akan meninggalkan Kejaksaan Agung dengan Gedung Bundarnya yang sohor itu. Kursinya akan diisi oleh Lopa, sekarang masih ngepos sebagai Dubes RI untuk Arab Saudi dan Yaman. Kursi Kwik kemungkinan akan segera 'diduduki' Dubes RI untuk AS. Mahadi Sinambela pun agaknya juga akan meninggalkan kantornya di Senayan. Yang mengisi sedang dicari, tetapi agaknya Gus Dur njumput dari kader Nahdlatul Ulama untuk menjadi Menpora. Demikian juga halnya dengan Bomer Pasaribu, namun siapa yang akan mengganti untuk melengkapi anggota kabinet yang, konon, 22 orang; belum jelas.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Aug 2000 jam 06:51:54 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
