---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Presiden Gus Dur Melanggar Konstitusi? Soal Pembagian Kekuasaan ke Megawati koridor.com [10 Aug, 15:27] Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara UGM Prof Dr Soehino SH menegaskan, pembagian kekuasaan yang dilakukan Presiden KH Abdurrahman Wahid dengan Wapres Megawati, menyalahi konstitusi. Ditemui koridor.com di Balai Senat UGM, Kamis (10/8), Prof Soehino mengemukakan, Wakil Presiden sesuai dengan konstitusi mendapat tugas untuk mewakili Presiden jika Presiden itu berhalangan, baik itu halangan tetap maupun halangan sementara. "Tidak bisa kemudian membagi Presiden sebagai Kepala Negara sedangkan Wakil Presiden sebagai Kepala Pemerintahan," katanya. Menurut Prof Soehino, pembagian kerja antara Presiden dengan Wakil Presiden memang bisa saja dilakukan, namun itu hanya sebatas pada tugas-tugas yang konkret saja misalnya seperti yang pernah dilakukan antara Gus Dur dengan Mega pada saat pelantikan. "Waktu itu kemudian ada pembagian tugas, Gus Dur menyelesaikan masalah-masalah Aceh, sedangkan Megawati menangani masalah Papua dan Maluku. Ini bisa dilakukan," katanya. Dijelaskan, sangat tidak bisa dimengerti bila kemudian pembagian antara tugas Presiden sebagai Kepala Negara dan Wakil Presiden sebagai Kepala Pemerintah itu mendapat pengesahan dari MPR. Padahal, katanya, seharusnya kita semua mengetahui bahwa Indonesia tidak menganut sistem pemerintahan parlementer. Karena itu, lanjutnya, bila itu dilakukan akan menimbulkan preseden buruk bagi ketatanegaraan Indonesia mendatang.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Aug 2000 jam 06:52:06 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
