---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Amanat Reformasi Dikhianati Konservatifisme Baru Menolak Perubahan koridor.com [14 Aug, 5:51] Konservatifisme mulai tampak kelihatan pada sidang Komisi A, ketika mereka menolak pasal-pasal yang menjadi tuntutan agenda Reformasi. Slamet Effendy Yusuf, anggota Fraksi Partai Golkar (F-PG), yang juga terlibat dalam sidang, melihat munculnya konservatifisme baru dalam memandang konstitusi. Hal itu dapat dibuktikan masih banyak pendapat fraksi-fraksi yang melihat UUD 45 sudah sempurna lengkap. "Padahal, kenyataannya konstitusi ini bolong-bolong masih banyak yang harus disempurnakan," ujar Slamet di sela Sidang Komisi A, Minggu. Keengganan kelompok konservatifisme tersebut dapat dilihat dari pembahasan yang alot soal pasal HAM, Dewan Perwakilan Daerah. Kelompok ini, terlihat khawatir dengan diubahnya konstitusi akan merubah struktur dan sistem politik kenegaraan. Padahal, perubahan konstitusi memang akan membentuk sudut struktur dan sistem politik kenegaraan. Bagi pemikiran kelompok tersebut sangat berlawanan dengan agenda reformasi. Sebelum reformasi, memang UUD tidak boleh diubah dengan alasan pelaksanaannya yang tidak sesuai. Tapi setelah reformasi kebobrokan-kebobrokan sistem selama ini disadari bersumber dari UUD. Karena itu, amandemen harus segera dilaksanakan. "Tidak benar jika pasal-pasal tentang otonomi daerah dimasukkan dalam konstitusi, pemerintah pusat akan menjadi lemah. Seperti yang dikhawatirkan kelompok konservatisisme," ujar Slamet. Justru, lanjut Slamet, dengan tidak diberikan kewenangan dan perimbangan ekonomi akan muncul aspirasi untuk memisahkan diri dari NKRI.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Aug 2000 jam 11:22:14 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
