----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kontras Desak Polisi Ungkap Pusara Misterius di Jayapura

Jakarta, Kompas

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak
aparat kepolisian untuk menurunkan tim forensik untuk mengungkap sebuah
kuburan misterius di lokasi transmigrasi umum di Armopa, Kecamatan Bonggo,
Kabupaten Jayapura.

Koordinator Kontras Papua, Petrus Ell, SH mengatakan kepada
wartawan di Jayapura, Rabu, pihaknya belum lama ini melakukan
investigasi korban tindakan kekerasan di daerah itu dan menemukan
sebuah pusara misterius antara jalur enam dan tujuh SP VI Armopa.

Setelah ditanyakan kepada penduduk setempat maupun pejabat
pemerintah di daerah itu tidak ada yang mengakui kuburan tersebut
adalah anggota keluarganya. Apalagi, kuburan itu ditemukan warga
pada Pebruari 2000 lalu.

Kontras dalam investigasinya itu berkesimpulan telah terjadi
pelanggaran HAM berupa pembunuhan di luar proses hukum yang
merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan yang membahayakan
kehidupan demokrasi di Papua.

Selain itu, korban diidentifikasi sebagai bukan penduduk
setempat karena sejak Pebruari sampai saat ini dengan adanya kuburan
misterius belum ada pihak keluarga yang mengadukan persoalannya kepada
aparat keamanan maupun lembaga keagamaan di daerah itu.

Oleh karena itu, kata Petrus, pihaknya mendesak Polda Irja
untuk menurunkan sebuah tim forensik guna mengungkap kuburan
misterius di Bonggo itu secara transparan, tanpa diskriminasi dalam rangka
memberikan rasa aman bagi warga negara yang tidak berdosa.

Kontras merencanakan Rabu siang ini mengadakan pertemuan dengan
Kapolda Irja, Brigjen Pol Drs SY Wenas untuk menjelaskan secara
rinci sekaligus memohon penurunan tim forensik mengungkapkan kuburan
misterius itu.

Petrus mengatakan, investigasi kasus Bonggo itu dilakukan atas
laporan warga kompleks Perumahan Pemda Irja di Melati, Kecamatan
Jayapura Selatan, Kotamadya Jayapura karena kehilangan tiga anaknya.

Ketiga pemuda yang hilang tersebut yaitu Erol Yomaki, Okto
Imaron dan Eky Suhardojono. Ketiga pemuda ini pada Pebruari 2000
mengantar sejumlah ekor sapi ke Bonggo, namun sampai saat ini ketiga pemuda
itu dinyatakan hilang.

Ada dugaan keras, kuburan misterius itu adalah ketiga pemuda
asal Kotaraja itu, namun masih perlu pembuktian proses hukumnya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Aug 2000 jam 11:33:44 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke