----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Pengacau Harus Dilawan
Masyarakat Se-Sulawesi Mutlak Bersatu

koridor.com [18 Aug, 4:49] Berbagai ancaman disintegrasi yang dihembuskan
pihak-pihak tidak bertanggung jawab harus dilawan. "Pulau Sulawesi merupakan
sebagian dari wilayah NKRI yang tidak boleh dipisahkan," kata Gubernur
Sulawesi Selatan H Zaenal Basri Palaguna kepada wartawan usai mengikuti
upacara peringatan HUT-55 RI di Makassar, Kamis.

Kepada masyarakat Sulawesi, HZB Palaguna mengajak untuk bersatu padu melawan
setiap gerakan yang hendak melakukan kekacauan.

Dia mengingatkan, penandatanganan Kesepakatan Bersama atau Kesepakatan
Sejati, menurut Gubernur merupakan bagian dari upaya untuk mencegah segala
kemungkinan dari ancaman disintegrasi dan bahaya instabilitas keamanan.

"Kesepakatan regional itu, salah satu maknanya bukan hanya kerja sama di
bidang ekonomi dan pembangunan, namun juga meliputi berbagai aspek sosial
yang mungkin bisa menimbulkan ancaman," jelasnya.

Dalam kesempatan ini Palaguna juga berharap, agar rencana perombakan kabinet
yang dilakukan Presiden Abdurrahman Wahid bisa mengakomodasikan seluruh
kepentingan bangsa dan negara.

"Bagi saya, apa perlu diperbanyak atau dilakukan perampingan kabinet, bukan
itu yang jadi soal. Yang jelas bahwa mereka mampu bekerja secara profesional
sesuai bidangnya masing-masing dan bukan untuk kepentingan golongannya,"
tambah Palaguna.

Sementara itu puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dengan
mengenakan baju almamater menggelar upacara peringatan HUT-RI ke-55 sesuai
versi mereka di pelataran Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat. Tanpa
diiringi lagu Indonesia Raya dan pengibaran Sang Saka Merah Putih, mereka
melakukan aksi berbaris disertai pembakaran ban-ban bekas.

Mereka juga mengeluarkan pernyataan yang intinya minta agar Presiden
berhenti mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial serta menolak
berbagai bentuk intervensi asing. Mereka kemudian bubar dengan sendirinya
seusai berdoa bersama.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Aug 2000 jam 11:35:30 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke