---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Sembilan anggota Laskar Jihad tewas satunet.com - Panglima Laskar Jihad Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah Al-Ustadz Ja'far Umar Tholib menyatakan dari sekitar 3.000 personel laskar yang diterjunkan di Maluku, 9 orang meninggal dan 23 luka ringan dan berat. ''Sembilan anggota laskar yang meninggal berasal dari Makasar, Semarang, Kebumen, Cilacap, dan Cawas, Klaten,'' kata Ja'far sebelum menjadi pembicara tunggal tablig akbar yang dihadiri warga Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah di Sala, Kamis. Mengenai keterlibatan laskarnya di Maluku, lelaki kelahiran Malang tersbut menuturkan itu merupakan salah satu upaya sekelompok anak bangsa yang ingin mempersatukan kembali rakyat Maluku. ''Karena itu kami tak pernah takut jika harus berkorban jiwa dan raga,'' katanya, seperti dikutip Harian Merdeka. Walau sudah ada korban jiwa, salah satu bekas anggota Laskar Jihad Hisbullah Afganistan saat berperang melawan Uni Soviet itu bertekad mempertahankan keberadaan Laskar Jihad di Maluku. ''Sebab, umat Islam di sana benar-benar butuh pertolongan kami. Tak peduli keberadaan kami di Maluku tidak dikehendaki pemerintah sekalipun. Sebab, kami tidak ingin bangsa ini terpecah belah sehingga kami bertekad tetap mengirim Laskar Jihad sampai Maluku benar-benar aman.'' Sebagai salah contoh Laskar Jihad membantu pemerintah adalah menampung 32 anak-anak dan remaja Ambon di Pondok Pesantrem Al-Madinah, Grenjeng, Grogol, Sukoharjo. ''Anak-anak itu memiliki hak mendapat kasih sayang dari orang tua dan mendapatkan pendidikan layak,'' tambah dia.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Aug 2000 jam 11:35:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
