---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Erna Witoelar Soal Struktur Kabinet Dua Menko, 20 Departemen, 2 Menneg Jum'at, 18 Agustus 2000 Jakarta, Buana Struktur final Kabinet Persatuan Nasional hasil restrukturisasi dan reshuffle akan terdiri dari 20 menteri yang memimpin 20 departemen, serta dua menteri negara. Kabinet mendatang hanya akan dikomandani dua menteri koordinator (menko), masing-masing bidang ekonomi, keuangan dan industri (ekuin), serta bidang politik dan keamanan (polkam). "Insya Allah, minggu depan, kabinet hasil reshuffle dan restrukturisasi sudah bisa diumumkan," kata Menteri Permukiman dan Pengembangan Wilayah Erna Witoelar. Erna merupakan salah satu menteri yang ditugasi Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melakukan restrukturisasi format kabinet. Berbicara kepada Buana usai mengikuti upacara memperingati detik-detik Proklamasi 17 Agustus di kantornya, Kamis (17/8) pagi, Erna mengaku, dia bersama Mentamben Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Otonomi Daerah Ryaas Rasyid berusaha merampungkan restrukturisasi kabinet dimaksud. Erna yakin, penundaan pengumuman kabinet baru tak perlu sampai dengan akhir Agustus. "Kami sekarang sedang bekerja keras. Mudah-mudahan, penundaannya tidak terlalu lama," ujar Erna menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan mengumumkan kabinet baru sampai akhir Agustus. Tentang aspirasi partai politik dalam kabinet baru, Erna mengemukakan, "Kami menerima masukan dari berbagai pihak. Termasuk dari kalangan partai. Tetapi, kita sudah sama-sama tahu, seluruh partai yang ada telah menyerahkan sepenuhnya masalah penyusunan kabinet hasil reshuffle dan restrukturisasi ini kepada Bapak Presiden. Selain itu, hal ini didukung penuh oleh wakil presiden.'' Namun, Erna juga mengisyaratkan bahwa orang-orang dari parpol juga akan mendapat 'jatah' dalam formasi kabinet baru. "Sebaiknya kita tidak lagi mempertentangkan masalah orang partai atau bukan yang akan duduk di kabinet nanti. Sebab, partai politik juga memiliki orang-orang profesional yang kebetulan tak duduk dalam kepengurusan partai," ujar Erna. Tentang gambaran formasi kabinet hasil restrukturisasi dan reshuffle itu, Erna menjelaskan, "Saat ini, kami sedang membahas soal itu. Kemungkinan departemen akan berkurang, menjadi sekitar 20 saja. Menteri negara kemungkinan hanya dua, dan menko hanya ekuin dan polkam. Jadi, nanti ada penggabungan antara kantor menteri negara dengan departemen yang memiliki kedekatan dan persamaan tugas. Sehingga, nanti tak ada lagi tugas-tugas yang tumpang tindih antara menteri yang satu dengan menteri lain.'' Jika dikaitkan dengan perubahan dalam penyelenggaraan sistem manajemen pemerintahan, Erna menggambarkan formasi kabinet hasil restrukturisasi ini sebagai 'cukup visioner'. Utamanya, dikaitkan dengan penerapan otonomi daerah. "Pada tahun 2001 mendatang, insya Allah, otonomi daerah sudah bisa berjalan. Jadi, anggaran akan lebih besar disalurkan ke daerah. Anggaran di pemerintah pusat dikurangi karena format pemerintah pusat tidak lagi gemuk," tegas Erna.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Aug 2000 jam 11:38:08 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
