---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 16 Agustus 2000 JURUBICARA PBB: MALUKU BAGIAN INTEGRAL RI New York, 15/8 (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak ada rencana mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Maluku, meskipun sekarang ini sejumlah sukarelawan dan staf badan kemanusiaan PBB sudah berada di propinsi yang tengah dilanda konflik tersebut. "Maluku bukan Timor Timur. Kawasan itu adalah bagian integral dari wilayah Indonesia, sehingga pasukan PBB baru bisa dikirim atas undangan pemerintah Indonesia," kata Jurubicara PBB Farhan Haq kepada ANTARA di Markas Besar PBB New York, Selasa. PBB mengakui Maluku sebagai bagian dari wilayah nasional Indonesia yang sah, sedangkan untuk kasus Timor Timur, PBB tidak mengakui kedaulatan Indonesia atas wilayah bekas jajahan Portugal itu. PBB mengkategorikan Timtim sebagai "wilayah yang belum berpemerintahan sendiri". Farhan mengakui ada permintaan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk mengirim pasukan internasional ke pulau-pulau di Maluku. Komnas HAM mengusulkan pasukan PBB tersebut sebaiknya terdiri atas polisi sipil, lebih disukai kalau berasal dari negara tetangga ASEAN. Menurut Komnas HAM, adanya pasukan PBB akan membantu tercapainya gencatan senjata di Maluku, karena pemerintah Indonesia dianggap telah gagal untuk menghentikan kekerasan. Terhadap keinginan Komnas HAM tersebut, Farhan mengatakan PBB siap saja untuk berperan lebih besar di Maluku asal ada permintaan resmi dari pemerintah Indonesia. Namun, saat ini PBB hanya bisa menunggu permintaan formal dari pemerintah Indonesia. "Permintaan itu harus datang dari pemerintah Indonesia, bukan dari LSM," tegasnya. Sedangkan pemerintah Indonesia sendiri sejauh ini menolak kemungkinan hadirnya pasukan asing di Maluku dan bertekad mengatasinya sendiri. Menurut Farhan, saat ini badan kemanusiaan PBB telah hadir di Maluku, terdiri atas lima staf PBB yang bertugas di Ambon dan dua di Ternate. (LNY01/B/ND05/16/08/:0 10:48) 1608001057 NNNN ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Aug 2000 jam 07:30:33 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
