----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Antara, 20 Agustus 2000

POLISI USUT SENJATA ROKET DAN DOKUMEN GAM

Banda Aceh, 20/8 (ANTARA) - Polri bertekad terus melakukan
pengusutan atas ditemukannya senjata mesin peluncur roket jenis
"trigger" buatan Amerika Serikat (AS) serta sejumlah dokumen
rahasia semasa Aceh dijadikan sebagai daerah operasi militer
(DOM) sekitar tahun 1989-1998.

"Penemuan senjata roket dan sejumlah dokumen rahasia itu akan
terus kita kembangkan. Perlu pendalaman lebih lanjut untuk
pembuktian tentang adanya keterlibatan oknum Kopassus dalam
dokumen rahasia itu," kata Kapolda Aceh Brigjen Pol Doddy
Sumantyawan HS kepada pers, di Banda Aceh, Minggu.

Ia menjelaskan, sejumlah dokumen Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang
ditemukan aparat keamanan di salah satu masjid di kawasan
Kandang, Kabupaten Aceh Utara itu merupakan dokumen lama semasa
DOM. "Masih terlalu jauh menyatakan keterlibatan Kopassus,"
tambahnya.

Polres Aceh Utara, Kamis, (17/8), berhasil menyita sebanyak 462
amunisi GLM, satu senjata api roket jenis trigger, buatan AS.
Roket Trigger tersebut memiliki jangkauan tembak sejauh sekitar
satu kilometer.

Selain itu, aparat keamanan juga berhasil menyita tiga kardus
berisi sejumlah dokumen GAM, satu buah laptop, delapan disket
dan tujuh kotak tinta komputer, satu printer, satu mesin foto
copy merek "Omad" 2000 dan satu batu baterai.

Dalam patroli itu, aparat TNI/Polri juga menyita delapan stel
baju PDL loreng, lima buah ransel serbu, enam bakal kain loreng,
66 pasang sepatu PDL produk Malaysia, satu kaset video panasonik
dan empat kardus berisi bendera GAM.

Tertangkapnya sejumlah barang bukti milik GAM itu berawal ketika
tiga truk aparat keamanan gabungan (TNI/Polri), melakukan
patroli rutin dalam rangka pengamanan hari HUT ke-55 Proklamasi
Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2000 di Lhokseumawe.

"Ketika itu, tiga truk aparat keamanan sedang melakukan patroli,
namun singgah dan melakukan shalat di masjid tersebut, akan
tetapi tiba-tiba tercium kecurigaan bahwa ada benda `aneh` di
dalam masjid," katanya.

Selanjutnya, beberapa aparat meminta kepada pengurus untuk
membuka gudang dalam masjid itu dan petugas kemudian mendapati
sejumlah barang bukti tersebut, demikian Kapolda Aceh, Brigjen
Pol Doddy Sumantyawan HS.

(U.BDAPK01/BDA04/11.55/20/08/:0 11:57/ND08/b 2008001153 NNNN

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Aug 2000 jam 08:32:09 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke