----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Ledakan Granat di Kedubes Malaysia

SUARA PEMBARUAN
Jakarta, 28 Agustus

Ledakan keras yang diduga berasal dari sebuah granat, terjadi di halaman
Kedutaan Besar Malaysia, Jalan Rasuna Said Kav. X6 No.1-3, Setiabudi,
Jakarta Selatan, Minggu (27/8) malam, sekitar pukul 22.15 WIB. Sebuah pen
(pengaman) dari granat yang meledak itu, berhasil ditemukan di lokasi
kejadian oleh petugas Laboratorium Forensik Mabes Polri.

Kaditserse Polda Metro Jaya Senior Superintendent Drs Harry Montolalu kepada
Pembaruan, Senin (28/8) siang mengatakan, seorang Satpam Kedubes Malaysia
dimintai keterangan sebagai saksi berkaitan kasus peledakan bom ini. Petugas
meminta keterangan Satpam itu karena saat terjadi ledakan yang bersangkutan
berada di lokasi kejadian. Nama Satpam itu belum mau dijelaskan karena masih
dalam pemeriksaaan.

Menjawab pertanyaan apakah bom itu termasuk jenis bom yang kekuatannya mirip
dengan kejadian di Kejaksaan Agung atau di rumah Dubes Filipina di Jalan
Imam Bonjol, Harry Montolalu belum bisa menjelaskannya secara rinci.
''Peristiwa itu masih diselidiki. Namun jika dilihat dari kekuatan ledakan,
tampaknya lebih ringan dari peristiwa sebelumnya,'' ujarnya

Sementara itu, keterangan lain yang diperoleh dari Polres Jakarta Selatan
Senin (28/8) pagi menyebutkan, ledakan itu membuat halaman Kedutaan Besar
Malaysia yang terbuat dari conblock berlubang dengan lebar sekitar 10 Cm dan
kedalaman 5 Cm. Ledakan itu pertama sekali didengar oleh petugas keamanan
kedubes yang bertugas pada malam itu.

Seorang warga bernama Sabar Santoso, pemilik toko mebel sekitar 300 meter
dari tempat kejadian menuturkan, ledakan cukup keras seperti ledakan ban
truk. Menurut dia, saat kejadian situasi Jalan Rasuna Said sepi dan dia
berada di tokonya.

Kapolres Jakarta Selatan Senior Superintendent, Edward Aritonang yang datang
ke lokasi kejadian beberapa menit setelah dilaporkan menyebutkan, tim Gegana
tidak menemukan serpihan sisa-sisa bahan peledak. Namun ditemukan satu pen
bahan peledak jenis granat. Namun Kapolres yang ditemui Senin (28/8) pagi di
lokasi kejadian, belum bisa mamastikan apakah bahan peledak itu granat.

Selain ledakan menimbulkan lubang, satu pohon di luar pagar Kedubes juga
luka, diduga terkena lemparan bahan peledak. Diperkirakan pelaku melempar
bahan peledak dari Jl Rasuna Said ke dalam halaman kedubes yang menimbulkan
lubang pada jarak tujuh meter dari pagar setinggi dua meter di sekeliling
Kedubes Malaysia.

Teror

Petugas Puslabfor Polri yang dibantu tim identifikasi Polda Metro Jaya
sampai Senin siang masih memeriksa lokasi kejadian dengan mengumpulkan
berbagai bahan yang diduga sisa-sisa ledakan. Menurut seorang petugas Satpam
Kedubes, pada waktu kejadian ada enam orang yang bertugas di pintu utama dan
pintu samping. Keenam Satpam itu dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Di lokasi kejadian Kapolres Jaksel mengatakan, diduga motif peledakan adalah
teror kepada pihak asing. Namun saat ditanya apakah pihak kedubes pernah
menerima ancaman bom, Kapolres mengatakan belum mendapatkan keterangan
tentang hal itu.

''Ledakan itu sepertinya petasan, lampu-lampu dan taman di sekitar lokasi
ledakan pada jarak tiga meter tidak ada yang rusak,'' tambahnya.

Ketika ditanya apakah ledakan itu ada kaitannya dengan akan digelarnya
sidang mantan Presiden RI, Kapolres mengatakan tidak ada hubungannya dengan
sidang yang akan diadakan di Gedung Deptan itu. Hingga berita ini diturunkan
tim Puslabfor masih memeriksa lokasi kejadian.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Aug 2000 jam 13:48:59 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke