---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Gus Dur: Soeharto Sudah Pasrah Diampuni, Tapi Kembalikan Harta koridor.com [1 Sep, 14:42] Presiden Gus Dur mengisyaratkan pengadilan kasus Soeharto, harus terus berjalan walau yang bersangkutan tak bisa dihadirkan. Ini penting, untuk kepastian hukum bagi mantan orang kuat RI tersebut. Demikian disampaikan Presiden Gus Dur, menjawab pertanyaan seorang jamaah, usai sholat jumat di Masjid Al-Munawarah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (1/9). Menurut Gus Dur, memang sulit menghadirkan Soeharto ke depan pengadilan karena yang bersangkutan ingatannya sudah tumpul. Dan kondisi fisiknya, tak memungkinkan pergi jauh-jauh. "Ketika saya bertemu denganya, ia sempat mengatakan sudah pasrah dengan apapun yang terjadi terhadap dirinya. Istilahnya ia sudah taubatan nasukhah," katanya. Oleh karena itu, Presiden Gus Dur menegaskan kembali komitmennya mengampuni Soeharto setelah terbukti bersalah di pengadilan. Tapi, Soeharto harus mengembalikan dulu harta negara yang dikorupsinya. Disebutkannya, Soeharto memang bersalah. Hanya saja, bagaimana mencari bukti-bukti dan membuktikan ia bersalah di depan pengadilan. "Semua orang tahu kalau Pak Harto itu bersalah, tapi untuk mencari bukti hukumnya susah. Padahal, jika seseorang mau diadili harus ada bukti hukum terlebih dulu," ujarnya. Khusus mengenai pengembalian harta yang dikuasai Soeharto, Presiden Gus Dur mengatakan tidak tahu berapa, tapi itu menjadi tugas tim ahli menyelidikinya. Gus Dur mengingatkan, agar pihak-pihak lain jangan bereaksi terlalu berlebihan terhadap masalah Soeharto.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Sep 2000 jam 12:45:07 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
