---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 30 Agustus 2000 PRESIDIUM PAPUA HARUS BERTANGGUNG JAWAB KASUS SORONG BERDARAH Jayapura, 30/8 (ANTARA) - Presidium Dewan Papua harus bertanggung jawab atas kasus Sorong berdarah yang mengakibatkan tiga orang tertembak mati dan 17 orang menderita luka parah. Tokoh masyarakat Sorong di Jayapura, Drs.Decky Asmuruf kepada wartawan di Jayapura, Rabu mengatakan, masyarakat Sorong sangat menyesalkan musibah yang menimpa rakyat kecil yang tak berdosa dalam kasus penembakan tanggal 22 Agustus lalu. Menurut Asmuruf, korban Sorong berdarah itu merupakan ketidak- mampuan Presidium Dewan Papua dalam menciptakan keamanan di tengah masyarakat. "Bagaimana pun Presidium Dewan Papua harus bertanggung jawab terhadap tiga nyawa penduduk yang tewas diterjang peluru tajam," katanya. Asmuruf menilai peristiwa Sorong berdarah akibat mis-komunikasi antara Presidium dengan Panel Papua serta masyarakat kecil yang sudah terakoptasi dengan tiupan angin kemerdekaan Papua. "Presidium harus menyikapi semua situasi politik yang terus menggema, karena bila lengah maka penduduk kecil tetap menjadi sasaran pembantaian," ujarnya. Sementara itu, Sekjen Presidium Dewan Papua Drs. Thaha Alhamid juga menyesalkan penembakan tiga warga sipil pro kemerdekaan Papua di Sorong. Dalam aksi pengibaran bendera "Bintang Kejora" di halaman gereja Imanuel Boswezen, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Sorong Timur, Kotamadya Sorong, tanggal 22 Agustus itu, terjadi insiden antara aparat dan masyarakat. Buntut kasus itu adalah tiga orang penduduk ditembak mati aparat, 12 orang lainnya mengalami luka berat, sementara tiga polisi menderita luka bacokan dan 26 orang ditahan. Asmuruf yang sehari-hari menjabat Kepala Dinas Sosial Provinsi Irian Jaya menghimbau semua pihak baik aparat TNI maupun Polri serta masyarakat agar menahan diri menghadapi segala gejolak yang timbul, sebab situasi belakangan ini terus menghangat dan bisa saja terjadi konflik yang berakibat pertumpahan darah. (U.JPR04/JPR002/JPR001/30/08/2000/10:15/B/RND01/30/08/:013:06) 3008001307 NNNN ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Sep 2000 jam 06:59:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
