---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- satunet.com, Jumat, 1 September 2000 'Dubes AS harus buktikan ada teroris di Indonesia' Laporan Kleofas Klewen satunet.com - Kedubes RI di Washington DC menuntut agar Dubes AS di Indonesia Robert Gelbard membuktikan tuduhannya tentang adanya teroris asing yang masuk ke Indonesia. Seperti dilaporkan Ant, Kepala Bidang Penerangan KBRI Washington D.C. Mahendra Siregar meminta agar AS, khususnya Gelbard yang bertugas di Jakarta segera mengklarisikasi tudingan yang dimuat di koran lokal Washington Times. Di koran terbitan Ibukota AS itu, Gelbard dilaporkan tak hanya menuduh ada teroris asing yang menyusup ke Indonesia, namun juga menuduh Indonesia telah berbalik menjadi anti-Amerika dan militernya kehilangan kendali di beberapa tempat seperti di Aceh dan Maluku. Selain itu, Gelbard juga menuduh Menlu Alwi Shihab telah memanas-manasi demo anti-Amerika dengan menyatakan adanya pihak asing yang berniat intervensi di Maluku. Atas tudingan tersebut, Mahendra menjelaskan bahwa TNI kini menghadapi tantangan dalam transformasi dari pemerintahan yang didominasi militer menuju pemerintahan sipil yang demokratis. "Pemerintah Indonesia sangat tertarik untuk menerima informasi dari siapapun yang bisa menyampaikannya, termasuk dari pemerintah Amerika Serikat," kata Mahendra. Mengenai keterlibatan Menlu Alwi, Mahendra meragukan bahwa pernyataan tersebut diarahkan pada Amerika Serikat. "Menlu Shibab tidak menyebut-nyebut satu organisasi tertentu, apalagi menuduh suatu negara. Ini pemahaman saya," kata Mahendra. Sikap Gelbard yang keras dan lantang itu ternyata juga dikritik oleh sejumlah analis di Amerika sendiri. Para analis yang dikutip oleh The Washington Times menyatakan gaya Gelbard yang suka bersuara vokal itu kurang efektif di Indonesia dimana kehalusan dan kesopanan masih diharapkan dari para diplomat. Seorang analis mengungkapkan, sejak awal pengusaha AS di Indonesia menentang penunjukkan Gelbard yang punya hubungan dekat dengan Menlu AS Madeleine Albright dan Dubes AS untuk PBB Richard Holbrooke sebagai diplomat di Jakarta. Alasannya, kalangan bisnis takut Gelbard dan Albright akan meminta hal-hal yang tidak rasional dari pemerintahan sipil yang masih rapuh dan tengah berjuang untuk memperdalam akarnya setelah 30 tahun dikuasai pemerintahan Soeharto. Juga, ditakutkan bahwa pemerintahan Clinton akan menekan kegagalan Indonesia dalam mengendalikan milisia di Timtim atau upaya menghentikan kekerasan di Maluku, sehingga justeru merusak hubungan dengan Indonesia secara keseluruhan sebagai negara besar berpenduduk 200 juta jiwa (ekw) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Sep 2000 jam 06:59:31 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
