----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Pernyataan Sikap tentang
Peran Wakil PAN di MPR untuk Kelangsungan

Agenda Reformasi

Mengacu pada platform partai, janji-janji politik selama kampanye, serta
agenda reformasi yang dipelopori mahasiswa, maka sebagai bagian integral
Partai
Amanat Nasional, kami - bagian dari pendiri dan pengurus Partai Amanat
Nasional -
mengingatkan kembali wakil-wakil PAN di MPR bahwa:

1. Wakil-wakil PAN di MPR harus berdiri di garis terdepan
dalam memperjuangkan agenda reformasi dan tidak membiarkan diri digiring
oleh
elemen-elemen Orde Baru dengan agenda-agendanya yang terselubung yang
niscaya akan menghalangi perjuangan itu sendiri atau dimanfaatkan oleh
fraksi-fraksi lain untuk tujuan politik jangka pendek mereka.

2. Wakil-wakil PAN di MPR harus menyadari bahwa pendekatan
parsial dalam proses perubahan UUD 1945 yang sedang berlangsung di Sidang
Tahunan MPR sekarang, dapat membayahakan keutuhan bangsa dan bertentangan
dengan garis perjuangan partai. Sebagai contoh, perubahan pasal-pasal yang
menyangkut masalah agama, peran TNI/Polri, pendidikan, sistem ekonomi, bank
sentral dan
batas wilayah negara masih menimbulkan kontroversi  di masyarakat. Oleh
karena itu, jalan terbaik adalah agar wakil-wakil PAN di MPR mengupayakan
sekuat tenaga agar perubahan UUD 1945 ditunda, dan MPR segera membentuk
Komite
Nasional independen untuk menyusun UUD.

3. Wakil-wakil PAN di MPR hendaknya menyadari bahwa peran
politik TNI/Polri mutlak ditiadakan. TNI/Polri ditempatkan dalam posisi yang
sangat terhormat dalam sistem kenegaraan RI sebagai kekuatan pertahanan dan
keamanan, oleh karenanya harus menjadi kekuatan yang non partisan,
profesional dan berfungsi sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan.

4. Wakil-wakil PAN di MPR harus sadar bahwa pengukuhan
pembagian tugas penyelenggaraan pemerintahan dari Presiden kepada Wakil
Presiden melalui Ketetapan MPR dapat menimbulkan problema konstitusional.
Meskipun
demikian, pembagian tugas penyelenggaraan pemerintahan harus dilakukan oleh
Presiden
dengan sungguh-sungguh, sebab bila tidak, dikhawatirkan akan menimbulkan
krisis dalam bentuk delegitimasi eksekutif dan instabilitas sosial politik
yang
lebih serius.

Jakarta, 14 Agustus 2000.

Penanda Tangan:
Abdillah Thoha (Ketua DPP),
Faisal Basri (Ketua DPP),
TH Shumartana (Ketua DPP),
Miranti Abidin (Ketua DPP),
Bara Hasibuan (Wakil Sekjen DPP),
Adang Suhardjo (Wakil Bendahara DPP),
Arif Arryman (Ketua Komisi EKUIN DPP),
Rizal Sukma (Ketua Komisi SPolkam DPP),
M. Nawir Messy (Ketua Komisi SDAEL DPP),
Tristanti Mitayani (Ketua Komisi Infrastruktur & pengembangan Wilayah DPP),
Bernardus Djonoputro (Ketua Departemen Perwakilan PAN Luar Negeri DPP),
Barnabas Yusuf Hura (Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga-lembaga Budaya
DPP), Rosmaili Idris (Ketua Dept. Advokasi Perempuan DPP),
Amir Shidarta (Ketua Dept. Jaringan Kerja Budaya DPP),
Dendi Ramdani (Anggota Komisi EKUIN DPP),
Indra J. Piliang (Anggota Dept. Seni & Budaya DPP),
Irham Dilmy (Anggota Dept. Hubungan Internasional DPP),
Nanang S. Dirdja (Anggota Dept. Seni & Budaya DPP),
Akhmad Syahrul K (Anggota Komisi Polkam DPP),
Albert Hasibuan (Deklarator PAN),
Dedi Ekadibrata (Pendiri PAN), dan
H. Ruslim HZ (Anggota PAN).

Yang menarik, versi asli tersebut ditempelin dengan tulisan ini, yang
membuat Amien marah.
Masalah inilah yang jadi kontraversi, karena nggak mungkin penandatangan
diatas membuatnya.
Tulisannya berbunyi :
"SIAPA BIANG KEROK DI PAN?
SUDAH JELAS FUAD BAWAZIER. ARAB SATU INI SELALU CARI UNTUNG. ZAMAN ORDE
BARU MAKAN DUIT NEGARA. ZAMAN REFORMASI CARI JABATAN BIAR SELAMAT.
TIDAK DIKASIH JABATAN DI PEMERINTAHAN MARAH-MARAH. BUANG DUIT UNTUK BUAT
RUSUH
DIMANA-MANA.
PARTAI DIPAKAI UNTUK KEPENTINGAN PRIBADINYA. ORANG SEPERTI INI PANTAS
DIADILI DI PENGADILAN RAKYAT."

Versi yang pakai tempelan inilah yang beredar di MPR dan
sampai ke tangan Amien, Fuad, Fatwa, dllnya.

=======================================
Jakarta, 19 Agustus 2000

No          : Istimewa
Lampiran : -
Hal         : -

Kepada Yth: Saudara
        1. Abdillah Thaha.
        2. Bara Hasibuan
        3. Faisal H. Basri

Memperhatikan langkah-langkah politik saudara selama setahun belakangan ini
yang dilakukan diluar kerangka kebijakan partai, sesungguhnya kami merasa
prihatin, tetapi tetap dapat menoleransi, berhubung barangkali kita
memerlukan
dihidupkannya perbedaan-perbedaan pendapat yang justru dapat menyehatkan
partai kita.

Akan tetapi pernyataan sikap yang saudara tanda-tangani beramai-ramai dan
dipublikasikan secara luas serta belakangan bahkan ditambahi dengan
kata-kata bermuatan SARA dalam sebuah boks, (walapupun yang terakhir ini
pasti tidak
saudara akui, dan kami pun tidak pernah dapat membuktikannya), sebagaimana
terlampir, kami dengan segala niat dan i'tikad baik menegur serta
memperingatkan dengan keras agar cara-cara yang menghancurkan citra partai
kita seperti itu
tidak saudara ulangi kembali di masa depan.

Bila ada ganjalan, masalah, keberatan, ketidaksetujuan, bahkan "kemarahan"
atas kebijakan partai, marilah kita bicarakan secara tuntas dan tulus dalam
forum
rapat harian pengurus atau forum partai lain yang kita sepakati bersama.

Semoga saudara kiranya dapat menerima dan memahami teguran serta peringatan
kami ini untuk maslahat kita semua dan marilah kita saling memaafkan.

Wassalam

M. Amien Rais
Ketua Umum
Partai Amanat Nasional (National Mandate Party)
Republic of Indonesia

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Sep 2000 jam 06:50:22 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke