---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Soal G-30-S/PKI dan HMS Mallarangeng: Perlu Dijadikan Wacana koridor.com [9 Sep, 1:04] Pengamat politik yang juga staf pengajar Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Andi Alfian Mallarangeng, mengatakan dugaan keterlibatan HM Soeharto (HMS) dalam peristiwa G-30-S/PKI perlu dijadikan wacana, untuk membuka dan mengupas kembali sejarah yang sebenarnya terjadi. "Saya tidak tahu, apakah dia terlibat dengan gerakan itu. Tetapi paling tidak dia tahu, apa yang sebenarnya terjadi," jelasnya, di Jakarta. Kata Andi, pembukaan terhadap sejarah ini sangat diperlukan, untuk menilai masing-masing versi, mana yang sebenarnya terjadi. Sebab, katanya menurut BPO, selama ini sebagian besar masyarakat masih meragukan PKI yang melakukan tindakan makar untuk menjatuhkan Presiden Soekarno di bulan September 1965 tersebut. Naskah yang menceritakan masalah tersebut, lanjut Andi, telah banyak beredar di masyarakat. Ia menilai tabir G-30-S/PKI itu perlu kembali dibahas, sehingga mendapatkan gambaran jelas, siapa saja tokoh yang terlibat dalam peristiwa yang menelan banyak korban jiwa selama dalam sejarah terbentuknya negara ini. Ia juga berpendapat, peristiwa itu sebenarnya lebih mengarah kepada persoalan internal TNI-AD waktu itu. "Soal militer, bukan bidang saya," jelasnya. Jika nanti dalam faktanya Soeharto jelas-jelas terlibat, ia masih meragukan, apakah mantan penguasa Orde Baru itu bisa dihukum. "Untuk kasus KKN saja sangat sulit, apalagi tentang peristiwa besar itu," tambah mantan anggota KPU ini.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Sep 2000 jam 05:26:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
