---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kombinasi Politik dan Hukum Selesaikan Soeharto Jakarta, LippoStar Penyelasaian kasus mantan Presiden Soeharto tak mungkin dicapai hanya melalui jalur hukum semata, namun juga membutuhkan keputusan politik. Demikian dikatakan pengamat politik Arbi Sanit, staf pengajar pada Jurusan Ilmu Politik, FISIP-Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis (14/9). Berhubung kaum politisi belum mengklirkan isu Soeharto secara politis, maka kalangan hukum pun mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugasnya. "Dalam kasus Soeharto, penyelesaian hanya bisa dicapai melalui kombinasi antara pendekatan politik dan hukum. Penyelesaian hukum mesti didukung penyelesaian politik. Itulah sebabnya kita membutuhkan klarifikasi secara politik, sementara sejauh ini klarifikasi tersebut belum ada. Menurut Arbi, baik Mejelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam sidang-sidangnya belum membuat keputusan politik mengenai status politik Soeharto. Selain secara hukum, secara politik status Soeharto harus dipastikan apakah ia secara politik bersalah atau tidak. Tidak adanya klarifikasi politik mengenai Soeharto ini telah menciptakan ruang bagi banyak kekuatan untuk mengambil keuntungan dari situasi ini demi kepentingan mereka masing-masing. Dalam hubungan ini, Sanit mengatakan, peledakan bom di Bursa Efek Jakarta (BEJ) Rabu (13/9) lalu mungkin saja ada hubungannya dengan masalah pengadilan Soeharto. Karena itu mengapa tak ada politisi atau negarawan yang mengambil inisiatif melakukan upaya penyelesaian Soeharto dengan kombinasi politik dan hukum.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Sep 2000 jam 09:34:48 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
