---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Orang HMS Diduga Terlibat? Tawuran Mahasiswa UBK dan UKI koridor.com [23 Sep, 4:56] Tawuran antara mahasiswa Univesitas Bung Karno (UBK) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) ternyata dimanfaatkan oleh pendukung HM Soeharto. Mereka ikut 'meramaikan' suasana. Salah seorang aktivis dari UKI, Adian, menjelaskan kronologis tawur antara kedua belah pihak tersebut. Sekitar pukul 13.00 WIB, ratusan mahasiswa UBK tiba-tiba melakukan penyerbuan ke kampus UKI. Penyerbuan tersebut terlihat secara sistimatis, hal ini dapat dilihat dari kesiapan para penyerbu yang membawa berbagai senjata tajam, dan dan bom molotov. Pada pukul 14.00 WIB, tawur berlangsung tidak seimbang karena kesiapan kelompok penyerang jauh lebih matang sementara mahasiswa UKI di bantu dari kampus YAI dan warga Paseban serta warga sekitar lainnya memilih untuk bertahan. Pada pukul 15.00 WIB mahasiswa UBK mengirimkam delegasi ke tengah tawuran. Mereka menyampaikan keinginan untuk berdamai. Hal tersebut ditanggapi dengan baik oleh mahasiswa UKI. Namun ketika materi perdamaian belum disepakati, tiba-tiba massa penyerang kembali melemparkan batu dan molotov ke kampus UKI. Sehingga pada pukul 15.30 tawuran terus berlanjut. Sekitar 300 mahasiswa UKI dari Cawang datang, dan segera membantu kawan-kawannya mempertahankan kampus. Sementara ratusan orang yang tadinya terlihat akan berdemo mendukung HM Soeharto di bunderan HI dan bunderan Suwiryo, berjalan beriringan dari Megaria dan berbaur dengan barisan penyerang. Mereka bersama-sama menyerang kampus UKI. Pada pukul 16.00 tawuran terus berlanjut dan tampak massa penyerang mulai kewalahan dan berkali-kali 'dipukul' mundur hingga ke LBH, Megaria dan Jl Kimia. Namun dari arah penyerang terdengar teriakan, "Hidup Soeharto", "Hidup Golkar", "Bunuh mahasiswa". Pada pukul 17.20 WIB masyarakat kembali berusaha menengahi dengan mengambil posisi di tengah pertempuran, mahasiswa UKI kemudian menghentikan lemparan-lemparan, walaupun para penyerang tidak peduli bahkan terus menyerang. Di seberang LBHI terlihat beberapa orang membuka spanduk bertuliskan Soeharto Bapak Pembangunan, dan Golkar Partai Rakyat. Spanduk tersebut sempat dibentangkan 2-3 menit kemudian dilipat kembali. Pada pukul 17.35 WIB 'pertempuran' berakhir setelah warga dan para dosen dari kedua pihak bersama-sama masuk arena. Beberapa mahasiswa UBK meminta maaf dan mengaku mereka telah diprovokasi oleh intelijen dan pendukung HM Soeharto. Pada waktu yang sama sejumlah laki-laki yang berambut pendek dan berbadan tegap (mereka memberikan komando saat tawuran) tiba-tiba menghilang dari arena. Beberapa dari mereka terlihat menaiki Toyota kijang dan bergerak ke Jl Suwiryo. Pada pukul 17.45 WIB, massa dari kedua pihak berangsur meninggalkan lokasi dan warga di sekitar kampus UKI melihat puluhan orang naik bus Metromini menuju Jl Suropati dan Jl Suwiryo. Korban mahasiswa dan warga setempat tercatat sekitar 25 orang. Korban (mahasiswa UKI) luka yang di rawat di RS St Corollus antara lain Juven, Risko, Rolan, Deki, Dodo, Hotma, Erik, Wilman, Luben, Franki, Glen, Nando, Philips, Ryan, Bayu Seto, Tagor Manurian, dan Andi (anak jalanan). Korban yang dirawat di RSCM: Ardiansyah (Cileduk, Tangerang), Aris Indra Darmadi (Cinere), Gatot Ahmad (Cilandak KKO), Ade Krishartato (Jl Angklung I), Deni (UBK), Wisnu (UBK), Arief Rahman (UBK). Selain itu yang tidak jelas alamatnya Prasetia, Tony, Dili Indra, dan Zulfahar.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 25 Sep 2000 jam 05:10:10 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
