---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Penahanan Syahril Sabirin Dialihkan Jadi Tahanan Rumah Jakarta - 22 Sep 00 21:08 WIB (Astaga.com) Gubernur Bank Indonesia non aktif Syahril Sabirin akan dialihkan penahanannya dari Rutan Kejakgung menjadi tahanan rumah, mulai Jum'at, 22 September sampai 18 Oktober 2000. Hal itu dilakukan karena proses penyidikan terhadap Syahril sudah mendekati final. Demikian dikatakan ketua tim penyidik Yan W Mere saat hendak melakukan proses penyerahan surat pengalihan penahanan di kantor Kejakgung, Jum'at (22/9) malam. Surat perintah pengalihan penahanan itu ditanda tangani oleh Direktur Penyidikan Kejakgung, Sudibyo Saleh, dengan nomor Print 108/F/FPK.1/IX/2000 tanggal 22 Sepetember 2000, dan berlaku mulai hari ini sampai tanggal 18 Oktober 2000. Dikatakan oleh Yan Mere, pengalihan penahan ini dilakukan karena pihak penyidik merasa proses penyidikan sudah mendekati final. "Selama menjadi tahanan rumah Syahril masih akan tetap menjalani pemeriksaan," katanya. Dijadwalkan pemeriksaan pertama setelah penglihan tahanan akan dilaksanakan hari Selasa, pekan depan. Menanggapi putusan itu, kuasa hukum Moh. Assegaf menyatakan berterima kasih dan mensyukurinya. Namun dia menyayangkan karena berharap Syahril dapat aktif kembali melakukan pekerjaannya di Bank Indonesia. "Dengan penahanan rumah ini, tetap saja Syahril tidak dapat melakukan pekerjaannya di BI," cetusnya. Namun secara bertahap Moh. Assegaf akan mengupayakan Syahril mendapatkan penahanan kota sehingga dapat bekerja di kantornya lagi.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 25 Sep 2000 jam 05:11:49 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
