----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kapolri: Dua Anggota TNI/Polri Terlibat Pemboman

Jakarta, LippoStar

Kapolri Jenderal S Bimantoro mengatakan bahwa dua anggota TNI/Polri asal
Pidie, Aceh, termasuk di antara 25 orang yang ditangkap, berkaitan dengan
kasus peledakan bom di Jakarta baru-baru ini.

"Kesatuan dari dua orang oknum tersebut masih kami cek, yang kami ketahui
adalah mereka dari Pidie," kata Bimantoro seusai bertemu Wapres Megawati
Soekarnoputri di Istana Wapres Jakarta, Senin.

Meskipun demikian Bimantoro menegaskan bahwa secara institusi dapat
dipastikan bahwa Polri dan TNI tidak terlibat dalam kasus peledakan bom yang
beruntun terjadi di Jakarta. Terakhir di Gedung Bursa Efek Jakarta yang
menewaskan 15 orang.

"Jika secara individu itu mungkin, oleh sebab itu ada dua oknum militer yang
kami tangkap," ujar Bimantoro.

Bimantoro, yang Sabtu lalu dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal
Rusdihardjo, mengatakan bahwa penyelidikan kasus bom tersebut masih
berlanjut.

Mengenai kemungkinan keterlibatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)) dalam kasus
itu, mengingat banyaknya orang asal Aceh yang ditangkap, ia belum dapat
menyimpulkan.

"Kami masih terus menyelidiki, apakah kasus ini ada kaitannya dengan GAM,
peristiwa di Medan atau keluarga Cendana. Demikian pula mengenai otak dari
peledakan bom itu," katanya.

Mengenai dugaan keterlibatan Tommy Soeharto, hasil pemeriksaaan sampai
sekarang itu belum mengarah kepada keterlibatan putra mantan presiden
Soeharto itu.

Kapolri juga mengingatkan bahwa seluk beluk mengenai bom atau granat bukan
hanya monopoli TNI/Polri. Orang sipil pun ada yang pintar dalam hal bom.
Misalnya di bidang pertambangan ada profesi juru ledak, yang mendapat
pelatihan khusus.

Berkaitan dengan tertangkapnya 25 tersangka peledak bom di Jakarta itu,
Kapolri mengatakan bahwa mereka ditangkap atas dasar fakta dan bukti.

"Penangkapan ini adalah hasil kerja berminggu-minggu, kalau tidak yakin
(mereka terlibat), kami tidak akan menangkap," kata Bimantoro.

Pertemuan dengan Wapres tersebut merupakan yang pertama bagi Jenderal
Bimantoro selaku Kapolri, setelah dilantik pada Sabtu lalu.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Sep 2000 jam 05:28:30 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke