---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Empat Pendukung Soeharto Luka-Luka Dikeroyok Massa JAKARTA, Mandiri- Empat korban diduga massa pro Soeharto mengalami luka-luka akibat dikeroyok massa. Salah satu korban bernama Ali dipukuli massa tengah membagi-bagikan uang Rp20.000 pada para pengunjukrasa pro Soeharto. Massa tampaknya sudah ' gemas' menyaksikan ulah pendukung HMS. Korban yang mengalami luka-luka antara lain Suwardi, siswa Madrasah Negeri 5 Cilincing, Jakut, Ruslan (21) kernet bus Dedi S Putra, Rusman S (19), Ali dan seorang korban lagi, Suwandi. Seluruh korban segera dilarikan dengan sebuah ambulans ke RS Fatmawati. Kondisi korban Suwardi, warga Purijaya RT06/003 Bekasi Jaya berlumuran darah akibat dikeroyok massa. Di perempatan jalan TB Simatupang-Cilandak, massa berdatangan dari seluruh penjuru. Kehadiran ratusan massa ini menyebabkan jalan tersebut ditutup aparat. Lalu lintas pun macet total. Yang menarik, meski massa pro Soeharto banyak yang dikejar-kejar dan dipukuli massa, mereka tetap 'cuek' terus melakukan aksinya. Bahkan mereka membagi-bagikan selebaran yang isinya menuduh aksi massa penentang Soeharto telah dimasuki komunis. Menurut massa pro Soeharto yang tergabung dalam Fakta, massa anti HMS telah ditunggangi gaya komunis. Itu terlihat dari aksi lemparan batu, bom molotov. "Cara ini mirip komunis," ujar peserta aksi dari Fakta. Tiba-tiba muncul massa yang tidak diketahui asalnya yang diduga massa pro-HMS. Ketika ada 'teman' mereka yang luka-luka dikeroyok massa yang sudah 'gemas' melihat tingkah laku massa pro Soeharto, mereka pun berteriak-teriak kalau korban tewas. Mereka juga sesekali berteriak 'Gantung Soeharto'. Sementara itu sekitar 300 mahasiswa telah berkumpul di sekitar Jl Margasatwa dan segera menggelar aksi unjuk rasa. Aparat keamanan sendiri hanya bisa membentuk barikade tanpa berbuat apa-apa, tampaknya mereka tengah menunggu bantuan. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Sep 2000 jam 11:14:37 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
