----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Soeharto Jadi Linglung, Suka Ketoprak Humor - Ludruk

JAKARTA, Mandiri -

Hasil pemeriksaan medis terhadap mantan Presiden Soeharto terutama seputar
kejiwaan menyimpulkan yang bersangkutan benar-benar tidak normal lagi. Daya
intelektualnya sudah sangat rendah dan tidak mampu berkomunikasi dengan
baik. Kenyataan itu, disimpulkan tim dokter tidak dibuat-buat karena
berbagai uji psikiater dilakukan.

Salah seorang dokter penguji mengungkapkan dalam sidang tersebut bahwa yang
bersangkutan benar-benar tidak berpura-pura dalam menjawab semua pertanyaan
dokter. Sebelum melakukan uji, tim psikiater sudah menyiapkan berbagai
pertanyaan dan observasi pasien bersamaan dengan tim dokter lainnya.

Tim dokter mengajukan berbagai pertanyaaan, setiap pertanyaan yang sangat
mudah dijawab dengan sangat pelan," Kenapa Bapak ke sini?" Soeharto
menjawab,"Disuruh Jaksa Agung," Pertanyaan selanjutnya, " Untuk apa
diperiksa kembali," dijawab Soeharto,"Tidak tahu." Hal itu dilakukan dengan
sangat pelan dan diulang sampai tiga kali.

Observasi, kata tim dokter berjalan lambat. Saat diminta berpura-pura
berkantor di rumah, Soeharto hanya bertahan selama dua tiga jam. Namun
demikian, Soeharto suka menonton televisi dan suka acara ketoprak, ludruk
dan sejenisnya. Sementara untuk menonoton warta berita sangat dibatasi.

Pemeriksaan juga meliputi fungsi wicara. Disimpulkan, pengungkapan lisan
terbatas kalimat pendek, ucapan lisan kurang baik, pemahaman kurang bisa
mengucap frase pendek dan diulang, menulis ide terbatas dua tiga kata, untuk
berkomunikasi sukar dan sukar menerima konsep, harus dibantu bahasa non
verbal.

Soeharto juga tidak dapat mengkonstruksi kembali sesuatu, sukar memposisikan
tubuh. Saat ditanya apa guna AC, apa guna lampu duduk. Tidak bisa dijelaskan
dengan baik. Hanya bisa menjawab hal-hal kecil, seperti "Mau makan, Pak?".

Tim penguji dipimpim oleh Prof Dr M Djakaria SPR dari UI dengan Wakil Ketua
Prof Dr dr Rusdilamsudin, SPS dari UGM, Sekretaris Dr Budi Sampurna SH dari
IDI.

Sementara tim penasehat Dr Merdiaz Almatzier SPSPD dari IDI, Prof DR. H. Ali
Sulaiman, SPPD, PHD dari FK UI, DR Purnomo Suryantoro, SPAK, PHD, dari FK
UGM, Prof DR. MS. Wijadi SPTHT dari FK Unair.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Sep 2000 jam 11:14:52 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke