---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Polisi Was-was dengan Pernyataan Gus Dur Soal Demo di Cendana JAKARTA, Mandiri - Aparat Kepolisian merasa was-was dengan pernyataan Presiden Gus Dur di Caracas, Venezuela yang mengatakan tentara tidak berhak melarang mahasiswa untuk berunjuk rasa ke Jalan Cendana. Peryataan Gus Dur tersebut menurut salah seorang perwira polisi tidak sesuai dengan UU No 9 tahun 1998 yang melarang demosntrasi dilakukan di rumah pribadi. Kapolres Jakarta Selatan Senior Superintendent Edward Aritonang mengatakan pernyataan Gus Dur tidak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku karena sesuai aturan demo hanya diperbolehkan di jalan atau di instansi, tapi bukan di rumah pribadi. Sebelumnya diungkapkan, Presiden KH Abdurrahman Wahid, tentara tidak berhak melarang mahasiswa untuk berunjuk rasa ke jalan Cendana, sebab tugas aparat keamanan di sana adalah menjaga rumah mantan penguasa Orde Baru, Soeharto. Sebelum saya berangkat ke sini, Pangdam Jaya, Slamet Kirbiantoro datang. Ia menanyakan bagaimana enaknya, sebab banyak anggota TNI dan Polisi berkelahi dengan anak-anak (mahasiswa) di sekitar jalan Cendana, kata Presiden dalam dialog dengan masyarakat Indonesia di Caracas, Venezuela, Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Kepada Panglima Kodam Jaya, Gus Dur mengemukakan bahwa tugas mereka bukan menghalangi mahasiswa, tetapi menjaga Pak Harto. Menjaga di depan rumah itu sudah cukup. Kalau anak-anak mau demonstrasi di jalan, silahkan. Bukan tugas anda melarang orang berdemonstrasi. Itu jaman Orde Baru, kata Presiden. Kepala Negara mengemukakan, kalau mahasiswa diajak berbicara dengan baik, dipastikan mereka akan bisa menerima demonstrasi cukup di jalan saja. Ya paling tinggi, nanti (mereka) pakai batu nyambitin (melempar) kaca-kaca jendela (rumah Soeharto). Biar saja, kan (Soeharto) korupsinya banyak, ujar Gus Dur. Menyinggung situasi di tanah air, Kepala Negara mengemukakan situasinya semakin membaik setelah terjadi salah urus selama ini. Yang penting, saat ini kita ciptakan pemerintahan yang bersih dan birokrasi yang baik, katanya. Pada kesempatan itu Presiden juga menyampaikan ditemukannya gas alam di sebuah palung di Perth, Australia Barat hingga ke Pantai Jawa sebelah Selatan. Kemudian di di Utara Jawa, di Madura hingga ke Barat, lempeng Blora, terdapat minyak dan gas yang jumlahnya sangat besar, kata Gus Dur. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Sep 2000 jam 11:15:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
