---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 19 September 2000 PAPUA NUGINI TIDAK AKAN KHIANATI RI Jayapura, 19/9 (ANTARA) - Dubes RI untuk Papua Nugini, Benny Mandalika, mengatakan sampai kapanpun pemerintah Papua Nugini (PNG) tidak akan mengkhianati pemerintah Republik Indonesia dalam kaitan diplomasi luar negeri sehubungan dengan perjuangan kemerdekaan negara Papua Barat. Dalam penjelasannya di Jayapura, Selasa, Dubes mengatakan janji ini dinyatakan oleh pendiri negara PNG, Sir Michael Somare pada tahun 1975 beberapa saat setelah PNG memperoleh kemerdekaan dari Australia. "Karena itu biarpun pemerintahan PNG terus berganti tapi janji pendiri negara PNG/ perdana menteri pertama PNG/ketua partai Papua New Guinea Union (PANGU) ini tetap dipegang teguh hingga saat ini" kata Mandalika yang mengadakan kunjungan empat hari ke Jayapura. Sebagai negara paling besar dengan penduduk paling banyak di kawasan negara-negara Pasifik Selatan, pemerintah PNG menyatakan tidak mentolerir kegiatan yang bertujuan memusuhi pemerintah RI serta mengakui keutuhan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. "Sudah jelas sampai kapanpun pemerintah PNG tidak akan mendukung perjuangan Presidium Papua dibawah pimpinan Theys Hio Eluay untuk mendirikan negara Papua Barat lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia" katanya. Ia didampingi Kepala Bagian Penerangan Kedubes Port Moresby, Subari Ardibrata. Ia mengatakan di kawasan Pasifik Selatan ada 21 negara, satu diantaranya yaitu Nauru yang berpenduduk 9.000 jiwa secara resmi menyatakan mendukung perjuangan Papua Barat. Dukungan lain datang dari PM Vanuatu tapi hingga saat ini pemerintah negara berpenduduk 150.000 jiwa itu secara resmi belum menyatakan mendukung perjuangan Papua Barat. Negara-negara lain memilih netral sedangkan PNG (4,5 juta jiwa) dan negara Salomon Island (400.000 jiwa) secara resmi mendukung keutuhan wilayah negara kesatuan RI termasuk Irian Jaya. Indonesia menghargai persahabatan dengan semua negara sahabat juga dengan negara-negara di Pasifik Selatan tanpa membeda- bedakan negara besar dan negara kecil. Atas dasar pengertian "satu negara satu suara", Indonesia menghargai pendirian Nauru tanpa melihat bahwa Nauru adalah negara kecil di Pasifik Selatan. (JPR002/JPR001/19/09/2000/10.00/B/ND05/19/09/:0 09:12) 1909000918 NNNN ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Sep 2000 jam 06:26:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
