---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Hasnan Habib : Kopassus Terlibat Karena Sakit Hati YOGYAKARTA, Mandiri - Pengamat militer Letjen (Purn) TNI Hasnan Habib mengungkapkan, keterlibatan oknum anggota Kopassus dalam kasus pengeboman di beberapa tempat belakangan ini, lebih dikarenakan rasa kecewa dan sakit hati. Pasukan elit Kopassus yang sejak semula merupakan pasukan yang sering dimanja oleh kekuaraan pada masa lalu, akhir-akhir ini menjadi pasukan yang paling banyak dihujat masyarakat. "Ada perasaan tidak happy dari para anggota Kopassus saat ini, sehingga akhirnya mereka membuat kekacauan seperti ini," ungkap Hasnan Habib di sela-sela seminar 'Tentara di Mata Rakyat' yang dilaksanakan di hotel Santika Yogyakarta, Selasa (26/9). Hasnan Habib menduga, tindakan Kopassus ini juga tidak bisa dilepaskan dari sejarah masa lalu, dimana Kopassus sering dijadikan alat oleh pemerintah yang berkuasa dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan yang oleh institusi lain tidak bisa dirampungkan. Akibatnya pelatihan teroris dan anti teroris yang diberikan kepada mereka sering disalahgunakan seperti dalam kasus penculikan sejumlah aktivis beberapa waktu lalu. "Prabowo sendiri mengakui hal ini kan," tukas Hasnan Habib sembari menyatakan, peran seperti itu sampai sekarang menurut Hasnan belum bisa dilepaskan oleh Kopassus Hasnan Habib yang juga mantan Atase Militer untuk Amerika Serikat ini juga menduga, ada kelompok yang menggunakan pasukan elit AD ini untuk membekengi aktivitas mereka. Karena di Indonesia banyak sekali kelompok-kelompok yang saling bertentangan. "Ada kelompok yang anti serta pendukung Gus Dur, juga ada kelompok yang pro Soeharto dan kelompok lain. Bisa saja salah satu dari kelompok ini memanfaatkan Kopassus," jelasnya. Sementara itu Kepala Staf Terioterial (Kaster) TNI, Letjen TNI Agus Widjaja meyakinkan bahwa keterlibatan anggota Kopassus dalam berbagai kasus pengeboman merupakan keterlibatan secara individual, dan sama sekali tidak membawa nama institusi Kopassus. Meskipun dirinya juga mengakui, tingkah laku anggota TNI yang masih aktif merupakan tanggungjawab komando TNI. "Apa yang dilakukan anggota TNI memang tanggung jawab komando, tetapi tertangkapnya dua anggota Kopassus, bukan suatu indikator keterlibatan institusi, dan ini bukan juga kebijaksanaan komando yang diintruksikan komandan," tegas Kaster tanpa bermaksud membela kesatuannya.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Sep 2000 jam 04:31:08 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
