---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kapolri S Bimantoro Polisi Punya Bukti ke-27 Tersangka TEMPO Interaktif Polisi memiliki bukti yang cukup untuk menahan ke-27 tersangka kasus pengeboman Gedung BEJ, Jakarta, serta untuk mengembangkan kasus tersebut lebih jauh lagi. Demikian pernyataan Kapolri Jenderal (Pol) S Bimantoro, usai menerima acara serah terima jabatan Kapolri dari Jenderal (Pol) Rusdihardjo, di lapangan Bhayangkari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/9) pagi. Sampai saat ini, menurut Kapolri, para tersangka tersebut baru diketahui sebagai pelaku biasa. "Mereka adalah yang merakit dan meletakan bom tersebut," ujarnya. Untuk mencari tahu motivasi dan otak pelaku pengeboman, Bimantoro menjelaskan, polisi saat ini secara intens terus melakukan pengembangan-pengembangan dalam penyelidikan. "Jadi kita mulai dari bomnya, terus siapa-siapa yang menaruh bom itu, kemudian ke atas ke atas," ujar Bimantoro. Dia menambahkan, polisi akan terus berusaha menyeldiki sampai mengetahui set up secara keseluruhan dari kegiatan teror bom tersebut. Bimantoro juga menegaskan soal adanya keterlibatan dua oknum TNI dalam kasus bom tersebut. "Benar ada dua oknum TNI yang terlibat. Satu sekarang ada di Pom, satu lagi tertangkap di Bandung," ujar Bimantoro. Menurut dia, keduanya terlibat kasus pengeboman di BEJ dan peledakan granat di Kedutaan Malaysia. Keduanya adalah Ibrahim, bintara TNI yang saat ini ditahan di Pom, satunya lagi adalah Irwan -laporan awal disebut bernama Irfan--, anggota Koppasus berpangkat Serda yang masih ditahan dan dirawat di sebuah rumah sakit di Bandung. Ibrahim mulanya ditangkap karena kasus narkotika, namun belakangan ketahuan bahwa dia juga terlibat kasus bom. Menanggapi pernyataan Kapolri, Kapuspom TNI, Mayjen Djasrie Mariin, di tempat yang sama membenarkan bahwa saat ini ada seorang anggota TNI yang ditahan di Pom. Meski belum melakukan pemeriksaan secara intensif, menurut Djasrie, dapat dipastikan bahwa oknum tersebut terlibat dalam pengeboman BEJ. Sementara anggota TNI lainnya Serda Irwan yang diduga sebagai pelaku peletak bom di Gedung BEJ, bersama rekan sipilnya, juga bernama Ibrahim, siang ini akan diserahkan Polda Jabar ke Mabes Polri.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Sep 2000 jam 04:31:25 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
