TENGOK AJA HELMNYA!
Naik Motor Apa Yang Aman?
 
 
 

Demi keselamatan, produsen motor wajib menghadiahi pembeli dengan
helm. Baik itu beli motor secara kiridit atau cash. Modelnya? Beragam,
tergantung merek motor yang ditebus. Ada full face dan half face.

Langkah ini tentu seirama kampanye Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar)
Departemen Perhubungan soal pentingnya helm beberapa waktu lalu. Namun
seperti apa sih helm yang dibekali kepada pengendara motor tanah air?
Nah, kali ini OTOMOTIF membandingkan helm-helm pemberian itu; dari
Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha.

Sebagai bahasan, sengaja dipilih pelindung kepala yang didapat pembeli
bebek, lantaran berpopulasi paling banyak. Semua dibedah soal
kelayakan, dilihat dari desain, busa pelapis, webbing (tali) pengikat,
pengunci dan lainnya. Zoelis, Belo /[EMAIL PROTECTED]

HONDA
Dari empat produsen, cuma Honda yang ngasih helm full face. Tak pelak
helm jenis ini paling sip buat melindungi batok kepala. Apalagi bisa
diknockdown jadi half face.

Tapi itu soal jenis. Modelnya? Entar dulu deh! Soalnya, niat mulia PT
AHM sepertinya kurang didukung desain yang cihuy. Enggak umum gituuh!
Tambahan, moncongnya terlalu maju. Saat dipakai kepala langsung
amblas. Alhasil, moncong buat melindungi mulut malah ada di leher.
Bagi yang berkepala kecil, helm malah bisa melintir dan berbalik
menghadap belakang.

Namun helm TRX Honda punya kelebihan. Penguncinya dari pelat besi yang
sudah dilindungi karet. Sehingga mengunci kuat dan enggak gampang
pecah seperti plastik.

Styrofoam pelapis punya ketebalan 2 cm. Pembuatannya pun apik, pakai
busa dipres. Sayang perekatannya lumayan bermasalah. Sehingga bagian
dalam helm gampang meleset dari batok. Sebagai pemain besar, sudah
saatnya Honda memberi helm yang lebih baik bagi konsumen. Naik Honda,
masak helmnya kayak begitu?

KAWASAKI
Model ini hadiah bagi pembeli Kawasaki Blitz Joy dan ZX130. Kalau
dilihat bentuknya lebih manusiawi. Desainnya juga enggak ketinggalan
zaman, sudah dilengkapi kaca pelindung muka dan bahannya lebih kokoh.

Meski hanya berkaca bening namun untuk menangkis sinar matahari
dipasang plastik pelindung (pet) di jidat. Ketebalan pelapis styrofoam
2 cm, diukur dari bagian yang paling tebal. Lalu dilapis bahan lembut.

Tali pengikat dari bahan halus dan pengunci dari plastik. Juga
dilengkapi pelindung dagu yang nyaman. Sayang, tali mudah ditarik dan
berpotensi lepas dari simpul pengikat. Saat jatuh, bisa mental tuh
helm! Pemakai mesti mengikat tali dengan simpul mati biar aman.

Sebetulnya, selain soal pengikat, pelindung kepala ini cukup ideal
dipakai berkendara dan bisa dicontoh pabrikan lain. Sayang baru
Kawasaki yang melakukannya. >>>>>>


Sumber www.otomotif-online.com




Salam Damai,
mantan pengguna Tirex




Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda 
Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di 
hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM 
Mail, Junk Mail, SARA.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke