SUZUKI
Beli Smash dan Shogun 125 berhadiah helm half face. So, pasti
kardusnya boleh dibawa pulang. Helm ini tersedia ukuran, S, M dan L.
Sehingga bisa disesuaikan gede kepala pengendara. Masalahnya, saat
beli tak ditanya ukuran helm yang pas.

Desainnya enggak terlalu istimewa, kayak iklan keselamatan yang muncul
di TV beberapa tahun lalu. Bagian muka dilengkapi lidah topi berbahan
plastik, cukup untuk melindungi muka dari sengatan matahari. Cuma
siap-siap aja muka diserang debu, lantaran enggak dilengkapi visor
alias kaca muka.

Lingkar hitam di telinga mirip ventilasi berdiameter 3 cm. Gayanya sih
kayak buat sirkulasi udara dan membantu pendengaran. Aslinya? Enggak
ngaruh. Abis, lubangnya juga enggak tembus.

Bagian dalam helm tidak terlalu istimewa, tengkoraknya terbungkus
styrofoam setebal 1,5 cm dan busa tipis di bagian telinga. Seluruhnya
dilapis bahan yang menyatu dengan busa. Sayang, bahan lumayan kasar
saat menyentuh kulit muka.

Tali pengikat (webbing) helm bahannya cukup tebal dilengkapi dudukan
dagu berbahan plastik bercampur karet yang lentur. Hati-hati, karena
pinggirannya tajam. Sama dengan pemberian Kawasaki, tali gampang mulur
dari simpul pengikat.

YAMAHA
Modelnya beda-beda tipislah sama Suzuki punya. Cuma beda warna dan
tulisan merek di tali pengikatnya saja. Paling terlihat pada bagian
pet (topi). Milik Yamaha tidak terdapat lubang pada bagian kanan dan
kirinya.

Sedangkan bagian dalam, perbedaan cuma pamakaian bahan lapisan saja.
Punya Yamaha seperti beludru yang menjadi satu dengan busa, makanya
lebih lembut saat bersentuhan kulit muka.

Sepertinya pelindung kepala jenis ini cocok dan aman dipakai
jalan-jalan. Meski berdesain jadulbang (jaman dulu banget), tetapi
lumayan deh buat melindungi dengan baik ketimbang helm cetok. Lebih
baik lagi sih modelnya diupgrade biar enggak terkesan barang pemberian.



ANATOMI HELM
Helm ibarat belahan jiwa. Semangat tersebut selayaknya ditanam dalam
jiwa bikers. Tanpa pelindung, benturan keras saat kecelakaan bisa
berakibat fatal. Bahkan tidak sedikit otak sampai terburai di jalanan.
Nyawa pun melayang. Hi… tragis!

Makanya Anda wajib pakai helm. Pilihanya mulai model full face, open
face, motocross dan modular. Bila dirunut trahnya, pelindung kepala
half face dan cetok masuk kategori open face. "Helm harus memenuhi
unsur safety, kenyamanan serta estetika," ujar Henry Tedjakusuma,
manager marketing helm merek KYT.

Bagian helm yang memberikan faktor keamanan terutama pada batok.
Bahannya mesti kuat terbuat dari resin. Tiap merek punya formula
berbeda. Lalu ada liner yang juga terbuat dari resin dengan campuran
khusus. "Liner ibarat shockabsorber yang akan menyerap impact energi
kala terjadi benturan. Misal ketika terjadi kecelakaan," tambah Henry.

Bagian interior berupa busa dan kain pelapis (sarung). Bagian ini
mengandung unsur safety sekaligus comfort. Saat terjadi benturan
diharapkan tak bergeser. Menurut Henry, lapisan ini ibarat seatbelt.
Ukurannya harus sesuai kepala pemakai.

Helm yang kendur sebaiknya jangan dipakai. Sebab, bila terjadi
benturan bisa lepas. "Helm yang bagus size mengacu standar
international," tambah pria ramah ini. Artinya enggak ada istilah helm
berukuran all size gitu, lo.

Untuk tali atau pengikat ada dua macam yaitu soket dan day ring.
Khusus model soket ada yang bahannya plastik ada juga besi. Awas,
jangan sampai pengait ini pecah atau lepas. Day ring terdiri dari dua
buah ring besi lalu pengikat dimasukkan. Kurang praktis tetapi lebih kuat.

Bila helm dilengkapi kaca (shield) sebaiknya pilih yang clear alias
bening. Sehingga bisa dipakai siang maupun malam. Kaca berwarna
cenderung mengganggu bila dipakai malam hari.

Bagaimana dengan ventilasi? "Penambahan ventilasi akan memberikan
kenyamanan karena angin akan bersirkulasi. Letaknya sangat tergantung
desain serta mengacu faktor ergonomis tiap merek. Tapi bila hujan tiba
bisa berfungsi mengusir efek fogging," tutup Henry


Salam Damai,
mantan pengguna Tirex




Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda 
Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di 
hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM 
Mail, Junk Mail, SARA.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke