[ http://jddc-online.blogspot.com/ ]
Fyi, bagi rekan yang berkutat dengan kendaraan baik R2 maupun R4, semoga
bermanfaat.

================
Panduan Dasar Defensive
Driving<http://jddc-online.blogspot.com/2009/02/sumber-berita-gambar-40.html>
<http://2.bp.blogspot.com/_Fq0SQ9zxGpA/SYpUrN7N3aI/AAAAAAAAACE/sqGt6C5S3p8/s1600-h/bentleymotors_resize.jpg>SUMBER
BERITA <http://www.aiwon.com/v2/?id=174&mod=tipstricks&op=articledetail>
gambar<http://www.bentleymotors.com/media/med/Libraries/1/02-Driving-UK-Course-4_l2_w728_h340.jpg>

- 40.000 ribu jiwa melayang setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas di
Indonesia -

Demikian informasi yang BeritaATPM.com catat, saat mengikuti program Smart
Driving Clicic (SDC) pada awal April 2007 lalu di kawasan Lido, Bogor. Data
lainya yang kami catat melalui program tersebut, yaitu Indonesia berada di
peringkat terburuk di Asia dalam hal berlalu lintas dan road safety. Dan
menurut data tahun 2006 diinformasikan kerugian negara mencapai Rp. 100
trilyun akibat kecelakaan, seperti yang dikutip dari Jusri Pulubuhu,
founder/training director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Di sisi lain, asuransi kecelakaan yang menyebabkan jiwa melayang pun
tergolong sangat rendah dibanding negara tetangga. Asuransi kematian di
Indonesia yang diambil dari polis pajak kendaraan hanya berkisar Rp. 10
juta/jiwa. Bandingkan dengan Singapura Rp. 3,6 milyar/jiwa dan Malaysia Rp.
2,4 milyar/jiwa. Pertanyaannya kemudian, apakah kita akan menambah jumlah
korban jiwa dengan kerugian yang sangat besar tersebut? Tanpa bermaksud
menggurui, kami membawa 'oleh-oleh' dari pelatihan tersebut, yang mungkin
bisa sangat membantu Anda untuk mengemudi dengan teknik beresiko rendah.

Mengemudi secara difensif diawali dengan perencanaan dan kemampuan yang
matang. Setiap kali mengemudi, kita harus melakukannya seakan-akan jiwa kita
tergantung pada cara kita mengemudi. Seorang pengemudi yang difensif harus
mampu, secara sadar maupun spontan untuk melakukan tindakan-tindakan
preventif dan bertanggung jawab untuk dirinya sendiri, orang lain, properti,
dan lingkungan terhadap potensi kerusakan/kerugian.

Ada tiga faktor kunci teknik mengemudi difensif. Pertama, pemahaman dan
penguasaan bahaya dan resiko. Kedua, pemahaman dan penguasaan dasar-dasar
kendaraan bermotor, dan ketiga, pemahaman dan penguasaan teknik mengemudi
difensif. Faktor ketiga ini dibagi lagi dalam tiga sub, yaitu pemahaman dan
penguasaan mengenai peraturan lalu lintas, pemahaman dan penguasaan teknik
kebiasaan melihat, dan pemahaman dan penguasaan keterampilan emergensi.

BACA KELANJUTANNYA DISINI ..
<http://jddc-online.blogspot.com/2009/02/sumber-berita-gambar-40.html>

================

Rgds.
Communication & Admin Media
Jakarta Defensive Driving Consulting


-- 
----------------------------------------------
http://www.drivingsolution.com/
http://jddc-online.blogspot.com/
http://www.jalanraya.net/
http://www.andryberlianto.co.cc/
----------------------------------------------

Kirim email ke