Udah gue tebak pasti ngasihnya nanggung lagi, sebel....! Alex Setia Policy Owner Services (POS) ________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of [ andry ] Sent: 05 Februari 2009 15:47 To: [email protected] Cc: KHCC Subject: [karisma_honda] Panduan Dasar Defensive Driving
[ http://jddc-online.blogspot.com/ ] Fyi, bagi rekan yang berkutat dengan kendaraan baik R2 maupun R4, semoga bermanfaat. ================ Panduan Dasar Defensive Driving<http://jddc-online.blogspot.com/2009/02/sumber-berita-gambar-40.html> [http://2.bp.blogspot.com/_Fq0SQ9zxGpA/SYpUrN7N3aI/AAAAAAAAACE/sqGt6C5S3p8/s200/bentleymotors_resize.jpg]<http://2.bp.blogspot.com/_Fq0SQ9zxGpA/SYpUrN7N3aI/AAAAAAAAACE/sqGt6C5S3p8/s1600-h/bentleymotors_resize.jpg>SUMBER BERITA<http://www.aiwon.com/v2/?id=174&mod=tipstricks&op=articledetail> gambar<http://www.bentleymotors.com/media/med/Libraries/1/02-Driving-UK-Course-4_l2_w728_h340.jpg> - 40.000 ribu jiwa melayang setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia - Demikian informasi yang BeritaATPM.com catat, saat mengikuti program Smart Driving Clicic (SDC) pada awal April 2007 lalu di kawasan Lido, Bogor. Data lainya yang kami catat melalui program tersebut, yaitu Indonesia berada di peringkat terburuk di Asia dalam hal berlalu lintas dan road safety. Dan menurut data tahun 2006 diinformasikan kerugian negara mencapai Rp. 100 trilyun akibat kecelakaan, seperti yang dikutip dari Jusri Pulubuhu, founder/training director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). Di sisi lain, asuransi kecelakaan yang menyebabkan jiwa melayang pun tergolong sangat rendah dibanding negara tetangga. Asuransi kematian di Indonesia yang diambil dari polis pajak kendaraan hanya berkisar Rp. 10 juta/jiwa. Bandingkan dengan Singapura Rp. 3,6 milyar/jiwa dan Malaysia Rp. 2,4 milyar/jiwa. Pertanyaannya kemudian, apakah kita akan menambah jumlah korban jiwa dengan kerugian yang sangat besar tersebut? Tanpa bermaksud menggurui, kami membawa 'oleh-oleh' dari pelatihan tersebut, yang mungkin bisa sangat membantu Anda untuk mengemudi dengan teknik beresiko rendah. Mengemudi secara difensif diawali dengan perencanaan dan kemampuan yang matang. Setiap kali mengemudi, kita harus melakukannya seakan-akan jiwa kita tergantung pada cara kita mengemudi. Seorang pengemudi yang difensif harus mampu, secara sadar maupun spontan untuk melakukan tindakan-tindakan preventif dan bertanggung jawab untuk dirinya sendiri, orang lain, properti, dan lingkungan terhadap potensi kerusakan/kerugian. Ada tiga faktor kunci teknik mengemudi difensif. Pertama, pemahaman dan penguasaan bahaya dan resiko. Kedua, pemahaman dan penguasaan dasar-dasar kendaraan bermotor, dan ketiga, pemahaman dan penguasaan teknik mengemudi difensif. Faktor ketiga ini dibagi lagi dalam tiga sub, yaitu pemahaman dan penguasaan mengenai peraturan lalu lintas, pemahaman dan penguasaan teknik kebiasaan melihat, dan pemahaman dan penguasaan keterampilan emergensi. BACA KELANJUTANNYA DISINI .. <http://jddc-online.blogspot.com/2009/02/sumber-berita-gambar-40.html> ================ Rgds. Communication & Admin Media Jakarta Defensive Driving Consulting -- ---------------------------------------------- http://www.drivingsolution.com/ http://jddc-online.blogspot.com/ http://www.jalanraya.net/ http://www.andryberlianto.co.cc/

