Rider Bekesong ...
atau mau kesini aja niy destinasi offroading berikutnya ....
sumber :
http://www.mlancong .com/
============ ========= =========
Monday, 31 May 2010 22:00
administrator
Kami
semua tidak menyangka kalau perjalanan ke Pantai Tanjung Pakis memakan
waktu hampir 4 jam lamanya dari Bekasi. Bayangan semula maksimal hanya
dua jam, namun karena ada beberapa jalan yang kurang bagus maka
perjalanan menjadi 4 jam.
Ketika kami mau berangkat sempat ragu-ragu
apakah dilanjutkan atau tidak perjalanan ke Pantai Pakis, namun karena
terdorong oleh rasa penasaran tentang pantai tersebut berangkatlah kami
sekeluarga. Dari Bekasi kami ambil arah ke Stasiun kereta Bekasi dan
terus jalan arah Babelan. Sampai dengan Perumahan Vila Mutiara Gading
jalanan yang kami lalui masih bagus, namun memasuki Babelan kami harus
melewati jalan berbatu atau boleh dikatakan semi offroad kurang lebih
sepanjang 3 kilometer. Di tengah kegalauan kami melelaui jalanan yang
berkerikil dan bergelombang, padi yang menguning di kanan dan kiri jalan
membuat kami semua menikmati pemandangan yng indah tersebut. Cukup
mengobati stress kami menghadapi jalanan yang berbatu.
![Pemandangan bagus diantara jalan yang bergelombang Pemandangan bagus diantara jalan yang bergelombang]()
Pemandangan
bagus diantara jalan yang bergelombang
![Keren pemandangannya Keren pemandangannya]()
Keren
pemandangannya
![Siap menyeberang Siap menyeberang]()
Siap
menyeberang
![Perahu penyeberangan Perahu penyeberangan]()
Perahu
penyeberangan
![Dari daratan seberang Dari daratan seberang]()
Dari
daratan seberang
Lepas dari jalanan berbatu barulah kami merasakan
keteduhan pohon-pohon yang berada di sepanjang jalur yang kami lewati,
yaitu samping sungai Citarum. Pohon randu yang besar, pohon
beringin dan beberapa tanaman lainnya yang sudah berumur ratusan tahun
membuat suasana jadi sejuk. Setelah beberapa kali bertanya kami baru
menyadari kalau untuk sampai Pantai Pakis harus menyeberangi sungai
Citarum (Eretan – Kp.Solokan ) yang lebarnya hampir 50 meter dan dalam.
Agak deg-degan juga karena baru pertama kali menyeberang sungai dengan
perahu kecil beserta mobil yang kami bawa. Setelah memastikan kondisi
keamanan perahu akhirnya mobil saya naikkan dan perahu berjalan pelan
menyeberang Citarum. Sebuah kawat besar diikatkan antara ujung sungai,
kemudian dua tali kawat saling mengkait antara perahu dan tali yang
melintas diatas sungai tersebut. Perahu dijalankan secara manual dengan
menggeser kawat-kawat yang sudah saling mengkait. “Kalau arus besar kami
tidak berani jalan Pak,” kata Pak Noor pengemudi perahu tersebut.
Berarti kalau arus sedang besar penduduk diantara kedua sungai tersebut
harus memutar ke Karawang untuk bertemu. Jauh sekali.
![menyeberang sungai Menyeberang sungai]()
menyeberang
sungai
![Waduh...gayanya Waduh...gayanya]()
Waduh...gayanya
![Sungai Citarum Sungai Citarum]()
Sungai Citarum
![Sungai Citarum Sungai Citarum]()
Sungai Citarum
Tidak menyangka juga kalau di
seputaran Bekasi masih ada sistim penyeberangan manual dan beresiko,
unik sekali. Hanya 5 menit kami menyeberang sebelum akhirnya tiba di
seberang dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Pakis. Menurut petugas
perahu, Pak Noor, “ Kalau ke Pakis hanya 15 menit lagi,” tapi ternyata
hampir 40 menit kami sampai di Pakis terhitung dari mobil turun dari
perahu penyeberangan. Kami sempat berhenti beberapa saat di beberapa
lokasi tambak untuk istirahat dan berfoto-foto. Rupanya Pakis dan
sekitarnya merupakan salah satu sentra tambak bandeng yang cukup
terkenal.
![Tambak bandeng Tambak bandeng]()
Tambak
bandeng
![Asyiknya mancing Asyiknya mancing]()
Asyiknya
mancing
![Pintu masuk Pintu masuk]()
Pintu masuk
![Tambak bandeng
menjelang Pantai Pakis Tambak bandeng menjelang Pantai Pakis]()
Tambak bandeng menjelang Pantai
Pakis
![Nah ini benar2 mau
masuk Pantai Pakis Nah ini benar2 mau masuk Pantai Pakis]()
Nah ini benar2 mau masuk Pantai Pakis
![Sampai juga di Pantai Pakis Sampai juga di Pantai Pakis]()
Sampai juga di Pantai Pakis
Setelah puas
berfoto-foto di seputaran tambak, perjalanan kami lanjutkan. Sepuluh
menit kemudian akhirnya kami sampai di gerbang masuk “Pantai Tanjung
Pakis”, tepatnya berada di desa Tangkus Pakis, Jecamatan Pakis Jaya,
Kabupaten Karawang. Dari gerbang masuk masih harus masuk
lagi sekitar 300 meter untuk benar-benar sampai di lokasi pantainya.
Dan…pantai dengan pasir yang kehitam-hitaman namun landai dan panjang
terhampar di depan mata. Air pantainya tidak terlihat bening, namun
tidak terlalu mengecewakan juga setelah hampir 4 jam melakukan
perjalanan yang diselingi dengan beroffroad ria. Kelaparan…!!
Makanya yang pertama kami tuju adalah warung-warung seafood yang ada di
seputaran pantai setelah beberapa saat menikmati segarnya angin pantai.
Warung yang
kami tuju adalah warungnya Pak Nurjaman. Hmm…sepotong ikan kakap yang
beratnya kurang lebih satu kilo gram dijual Rp 65 ribu per ekor
termasuk masaknya. Untuk ukuran pantai harga ini tergolong mahal. Harga
ini juga setelah menawar dari harga pertama yang ditawarkan Rp 80 ribu /
ekor. Tapi tidak ada pilihan lain karena kondisi perut sudah tidak
dapat dikompromikan lagi. Walaupun mahal rasa masakannya cukup oke .
Hanya dalam waktu lima belas menit semua makanan yang tersedia di meja
habis sudah…maklum sudah kelaparan sedari tadi.
![Pantai Pakis dgn
pasir hitam dan halus Pantai Pakis dgn pasir hitam dan halus]()
Pantai Pakis dgn pasir hitam dan
halus
![Ramainya pengunjung Ramainya pengunjung]()
Ramainya
pengunjung
![Mau naik perahu karet Mau naik perahu karet]()
Mau
naik perahu karet
![Mau mencari ikan ? Mau mencari ikan ?]()
Mau
mencari ikan ?
![Mau sewa ban Mau sewa ban]()
Mau sewa ban
![Mau beli baju ? Mau beli baju ?]()
Mau beli
baju ?
![Mau beli souvenir ? Mau beli souvenir ?]()
Mau
beli souvenir ?
![Bermain di pantai Bermain di pantai]()
Bermain
di pantai
![Romantisme pantai Romantisme pantai]()
Romantisme
pantai
Acara selanjutnya apalagi kalau bukan “mandi di
pantai”. Salah satu keunggulan Pantai Tanjung Pakis adalah pantainya
yang landai setinggi lutut orang dewasa sampai 30 meter ke arah laut.
Rupanya inilah yang membuat orang datang untuk mandi dan menikmati
pantai ini. Fasilitas penyewaan yang dapat kita nikmati adalah: sewa
ban, perahu karet, naik perahu sampai dengan banana boat. Hampir satu
jam lamanya kami habiskan waktu untuk bermain dan mandi di laut. Sebelum
akhirnya sore menjelang dan tiba waktunya untuk kembali.
![Warung-warung seafood Warung-warung seafood]()
Warung-warung
seafood
![Pak Nurjaman sedang
membakar ikan Pak Nurjaman sedang membakar ikan]()
Pak Nurjaman sedang membakar ikan
![Wah ada singa wah ada singa]()
Wah ada singa
Sempat
terpikir oleh kami untuk melewati Karawang agar tidak perlu menyeberang
Citarum dengan perahu lagi, namun lagi-lagi kondisi jalan yang
anjrut-anjrutan membuat kami harus mengubah jalur berbelok kanan dan
menyeberang Citarum lagi. Namun kali ini kami mengambil jalur yang ke
arah Muara Gembong – Cikarang. Orang selalu bilang kalau arah Cikarang
itu deket, tapi ternyata masih jauh. Perlu waktu hampir 1,5 jam lagi
dari Muara Gembong sampai dengan Cikarang.
Perjalanan yang
cukup melelahkan, namun kami semua puas bisa menikmati Pantai Tanjung
Pakis yang masih alami dan landai. Semoga bisa berkunjung lagi.
By: AMGD
============ ========= =========
---------- Forwarded message ----------
From:
Akhmad Masun <amgd...@yahoo. com>
Date: 2010/5/31
Subject: [INDONESIA-Geograph ic] Semi offroad ke Pantai Tanjung Pakis
To:
Perjalanan yang cukup melelahkan tuk menuju Pantai Pakis...
Namun pengalaman menyeberang sungai Citarum dan lihat indahnya persawahan mengobati kelelahan tersebut.
Foto2 lain bisa dilihat di www.mlancong. com.
Salam wisata, AMGD
YM : amgd...@yahoo. com
FB : akhmadmasun09@ gmail.com
www.mlancong. com-Indahnya Indonesia
|
--
"Motorcycling - Adventouring - Enjoying Life"
Communication & Admin Media JDDC
------------ --------- --------- --------- -------
http://www.jddc- online.com/
http://andryberlian to.wordpress. com/------------ --------- --------- --------- -------