Buset dah gienk tu tempat ujungnya bekasi tuh Klo ke sana mending rafting sekalian tuh bro..
*bayangin bodats maenan air kaya waktu bocah dulu* Sungkem Ecko KHCC182 Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Setyawan AW <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 3 Jun 2010 18:40:02 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: Bls: [karisma_honda] (Enduro Riding) Semi offroad ke Pantai Tanjung Pakis offroad offroad...... kapan kapan??? Dagienk... KHCC143 http://www.khcc.or.id ________________________________ Dari: henry parasian <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kam, 3 Juni, 2010 17:22:37 Judul: Bls: [karisma_honda] (Enduro Riding) Semi offroad ke Pantai Tanjung Pakis ayo dry... kapan mau berangkat? bekasi kan? smart bastard! http://bodats.wordpress.com --- Pada Kam, 3/6/10, [ andry ] <[email protected]> menulis: >Dari: [ andry ] <[email protected]> >Judul: [karisma_honda] (Enduro Riding) Semi offroad ke Pantai Tanjung Pakis >Kepada: [email protected] >Tanggal: Kamis, 3 Juni, 2010, 5:08 PM > > >> > > > > > > > >> > >Rider Bekesong ... >atau mau kesini aja niy destinasi offroading berikutnya .... > > >sumber : >http://www.mlancong .com/ >============ ========= ========= > >> > Melintas Sungai Citarum Menuju Pantai Tanjung Pakis >> Monday, 31 May 2010 22:00 > > >> administrator > > > > >> > >Kami > semua tidak menyangka kalau perjalanan ke Pantai Tanjung Pakis memakan >waktu hampir 4 jam lamanya dari Bekasi. Bayangan semula maksimal hanya >dua jam, namun karena ada beberapa jalan yang kurang bagus maka >perjalanan menjadi 4 jam. >Ketika kami mau berangkat sempat ragu-ragu >apakah dilanjutkan atau tidak perjalanan ke Pantai Pakis, namun karena >terdorong oleh rasa penasaran tentang pantai tersebut berangkatlah kami >sekeluarga. Dari Bekasi kami ambil arah ke Stasiun kereta Bekasi dan >terus jalan arah Babelan. Sampai dengan Perumahan Vila Mutiara Gading >jalanan yang kami lalui masih bagus, namun memasuki Babelan kami harus >melewati jalan berbatu atau boleh dikatakan semi offroad kurang lebih >sepanjang 3 kilometer. Di tengah kegalauan kami melelaui jalanan yang >berkerikil dan bergelombang, padi yang menguning di kanan dan kiri jalan > membuat kami semua menikmati pemandangan yng indah tersebut. Cukup > mengobati stress kami menghadapi jalanan yang berbatu. > >>Pemandangan > bagus diantara jalan yang bergelombang >>Keren > pemandangannya >>Siap >menyeberang >>Perahu > penyeberangan > >>Dari > daratan seberang > >Lepas dari jalanan berbatu barulah kami merasakan >keteduhan pohon-pohon yang berada di sepanjang jalur yang kami lewati, >yaitu samping sungai Citarum. Pohon randu yang besar, pohon >beringin dan beberapa tanaman lainnya yang sudah berumur ratusan tahun >membuat suasana jadi sejuk. Setelah beberapa kali bertanya kami baru >menyadari kalau untuk sampai Pantai Pakis harus menyeberangi sungai >Citarum (Eretan – Kp.Solokan ) yang lebarnya hampir 50 meter dan dalam. >Agak deg-degan juga karena baru pertama kali menyeberang sungai dengan >perahu kecil beserta mobil yang kami bawa. Setelah memastikan kondisi >keamanan perahu akhirnya mobil saya naikkan dan perahu berjalan pelan >menyeberang Citarum. Sebuah kawat besar diikatkan antara ujung sungai, >kemudian dua tali kawat saling mengkait antara perahu dan tali yang >melintas diatas sungai tersebut. Perahu dijalankan secara manual dengan >menggeser kawat-kawat yang sudah saling mengkait. “Kalau arus besar kami > tidak berani jalan Pak,” kata Pak Noor pengemudi perahu tersebut. >Berarti kalau arus sedang besar penduduk diantara kedua sungai tersebut >harus memutar ke Karawang untuk bertemu. Jauh sekali. > >>menyeberang > sungai >>Waduh...gayanya >>Sungai Citarum >>Sungai Citarum > >Tidak menyangka juga kalau di >seputaran Bekasi masih ada sistim penyeberangan manual dan beresiko, >unik sekali. Hanya 5 menit kami menyeberang sebelum akhirnya tiba di >seberang dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Pakis. Menurut petugas >perahu, Pak Noor, “ Kalau ke Pakis hanya 15 menit lagi,” tapi ternyata >hampir 40 menit kami sampai di Pakis terhitung dari mobil turun dari >perahu penyeberangan. Kami sempat berhenti beberapa saat di beberapa >lokasi tambak untuk istirahat dan berfoto-foto. Rupanya Pakis dan >sekitarnya merupakan salah satu sentra tambak bandeng yang cukup >terkenal. >>Tambak >bandeng >>Asyiknya >mancing > >>Pintu masuk >Tambak bandeng menjelang Pantai >Pakis >Nah ini benar2 mau masuk Pantai Pakis >>Sampai juga di Pantai Pakis > >Setelah puas >berfoto-foto di seputaran tambak, perjalanan kami lanjutkan. Sepuluh >menit kemudian akhirnya kami sampai di gerbang masuk “Pantai Tanjung >Pakis”, tepatnya berada di desa Tangkus Pakis, Jecamatan Pakis Jaya, >Kabupaten Karawang. Dari gerbang masuk masih harus masuk >lagi sekitar 300 meter untuk benar-benar sampai di lokasi pantainya. >Dan…pantai dengan pasir yang kehitam-hitaman namun landai dan panjang >terhampar di depan mata. Air pantainya tidak terlihat bening, namun >tidak terlalu mengecewakan juga setelah hampir 4 jam melakukan >perjalanan yang diselingi dengan beroffroad ria. Kelaparan…!! > Makanya yang pertama kami tuju adalah warung-warung seafood yang ada di > seputaran pantai setelah beberapa saat menikmati segarnya angin pantai. >Warung yang >kami tuju adalah warungnya Pak Nurjaman. Hmm…sepotong ikan kakap yang >beratnya kurang lebih satu kilo gram dijual Rp 65 ribu per ekor >termasuk masaknya. Untuk ukuran pantai harga ini tergolong mahal. Harga >ini juga setelah menawar dari harga pertama yang ditawarkan Rp 80 ribu / > ekor. Tapi tidak ada pilihan lain karena kondisi perut sudah tidak >dapat dikompromikan lagi. Walaupun mahal rasa masakannya cukup oke . >Hanya dalam waktu lima belas menit semua makanan yang tersedia di meja >habis sudah…maklum sudah kelaparan sedari tadi. >Pantai Pakis dgn pasir hitam dan >halus >>Ramainya > pengunjung >>Mau > naik perahu karet >>Mau >mencari ikan ? >>Mau sewa ban >>Mau beli >baju ? >>Mau >beli souvenir ? >>Bermain >di pantai > >>Romantisme > pantai >Acara selanjutnya apalagi kalau bukan “mandi di >pantai”. Salah satu keunggulan Pantai Tanjung Pakis adalah pantainya >yang landai setinggi lutut orang dewasa sampai 30 meter ke arah laut. >Rupanya inilah yang membuat orang datang untuk mandi dan menikmati >pantai ini. Fasilitas penyewaan yang dapat kita nikmati adalah: sewa >ban, perahu karet, naik perahu sampai dengan banana boat. Hampir satu >jam lamanya kami habiskan waktu untuk bermain dan mandi di laut. Sebelum > akhirnya sore menjelang dan tiba waktunya untuk kembali. >>Warung-warung > seafood >Pak Nurjaman sedang membakar ikan >>Wah ada singa > >Sempat > terpikir oleh kami untuk melewati Karawang agar tidak perlu menyeberang > Citarum dengan perahu lagi, namun lagi-lagi kondisi jalan yang >anjrut-anjrutan membuat kami harus mengubah jalur berbelok kanan dan >menyeberang Citarum lagi. Namun kali ini kami mengambil jalur yang ke >arah Muara Gembong – Cikarang. Orang selalu bilang kalau arah Cikarang >itu deket, tapi ternyata masih jauh. Perlu waktu hampir 1,5 jam lagi >dari Muara Gembong sampai dengan Cikarang. >Perjalanan yang >cukup melelahkan, namun kami semua puas bisa menikmati Pantai Tanjung >Pakis yang masih alami dan landai. Semoga bisa berkunjung lagi. >By: AMGD >============ ========= ========= > > >---------- Forwarded message ---------- >From: Akhmad Masun <amgd...@yahoo. com> >>Date: 2010/5/31 >Subject: [INDONESIA-Geograph ic] Semi offroad ke Pantai Tanjung Pakis >To: > > > >> >Perjalanan yang cukup melelahkan tuk menuju Pantai Pakis... > >Namun pengalaman menyeberang sungai Citarum dan lihat indahnya persawahan >mengobati kelelahan tersebut. > >Foto2 lain bisa dilihat di www.mlancong. com. > >Salam wisata, >AMGD > >YM : amgd...@yahoo. com >>FB : akhmadmasun09@ gmail.com >>www.mlancong. com-Indahnya Indonesia > > > > > >-- >"Motorcycling - Adventouring - Enjoying Life" >Communication & Admin Media JDDC >------------ --------- --------- --------- ------- >http://www.jddc- online.com/ >http://andryberlian to.wordpress. com/ >------------ --------- --------- --------- ------- >

