Pak Abu yahya,

ane mau tanya nih..pak abu yahya nulis bahwa maulid itu RITUAL, mohon
dijelaskan donk 
1. apakah RITUAL itu ? 
2. apakah maksudnya ritual itu sama dengan seperti sholat, puasa,
zakat, haji ?
3. darimanakah pak abu yahya tau bahwa maulid itu sebuah ritual ?
4. Ada gak dalil yang melarang memperingati maulid Nabi saw ?

mohon dengan sangat penjelasan pak abu yahya ato kalo gak yang lainnya
juga boleh....

tengkyu,
M.Ridwan

--- In [email protected], "Abu Yahya Adz-Dzahabi"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Judul:  Perkataan dusta (dajjal) seputar MAULID dan bantahannya
> Sumber: http://smd.antibidah.net <http://smd.antibidah.net/?p=332>
> Kategori:Amalan
> 
> æ ãä ÌÚá ÛÑÇÈ áå Ïáíá  *   íãÑÈå Úáí ÌíÝ ÇáßáÇÈ
> *" Barangsiapa yang menjadikan burung gagak sebagai dalil***
> * *
> *Maka ia akan membawanya melewati bangkai-bangkai anjing "*
> **
> 
> Inilah hujjah pengekor ahlul bid'ah dan sekutunya untuk menyelenggarakan
> ritual MAULID (Ulang Tahun) Nabi yang mulia [image: saw]. Dimana
tidak ada
> seorangpun riwayat yang shahih dari keluarga Nabi (*Ahlul Bait*),
juga para
> shahabat yang mulia mengikuti langkah para pendusta (dajjal) ini. Tidak
> main-main para 'dajjal' dan pengikutnya ini membuat hadits/atsar dengan
> mengambil perkataan masing-masing al-Khulafaur Rasyidin.
> 
> *Abu Bakar **radhiyAllohu 'anhu*, "*Barang siapa membelanjakan satu
dirham
> atas membaca Maulidin Nabi [image: saw], adalah dia sahabatku
didalam Syurga
> *".
> 
> *Ustman bin Affan* *radhiyAllohu 'anhu* , "*Barang siapa
membelanjakan satu
> dirham keatas Maulidin Nabi [image: saw], seolah-olah dia telah syahid
> didalam peperangan Badar Hunain*"
> 
> *Umar bin Khottab* *radhiyAllohu 'anhu*, "*Barang siapa
membesar-besarkan
> Maulidin Nabi [image: saw] , maka sesungguhnya dia menghidupkan Islam*"
> 
> *Ali bin Abi Tholib* *radhiyAllohu 'anhu*, "*Barang siapa
membesar-besarkan
> Maulidin Nabi [image: saw] dari sebagian sebab bacaanya itu, dia
tidak akan
> keluar daripada dunia ini melainkan dengan IMAN dan masuk ke Syurga
tanpa
> perhitungan.*"
> 
> (Lihat *an-Nikmatul Kubro 'Alal'Alami *oleh Al Imam 'Alim Al 'Alamah
> Shabuddin Ahmad ibnu Hajar Al Haitami Asy Syafie hal. 7)
> 
> *BANTAHAN:*
> Saudaraku sekalian, sungguh perkataan yang dinisbatkan kepada ke-4
shahabat
> mulia Rosulullah [image: saw] adalah seburuk-buruk tuduhan dikolong
langit
> ini, tidak puas mereka membuat hadits-hadits palsu tentang asal wujud
> Nabi [image:
> saw] (*insyaAlloh *menyusul), kini giliran perkataan (*atsar*) shahabat
> mereka dustakan.
> 
> Perhatikan perkataan Abu Bakar as-Siddiq "*Barang siapa
membelanjakan satu
> dirham atas membaca Maulidin Nabi [image: saw], adalah dia sahabatku
didalam
> Syurga*" Kita katakan kepada pengikut pendusta (*dajjal*) ini: "Apakah
> Shahabat Abu Bakar as-Siddiq yang menjamin seseorang memasuki (menjadi
> penghuni) syurga Alloh ta'ala yang seluas langit dan bumi ??
–jawablah wahai
> kaum yang berakal !
> 
> Ya akhi (saudaraku) perhatikan kedustaan mereka "…*seolah-olah dia telah
> syahid didalam peperangan Badar Hunain*" *Allohu Akbar*!..Sama saja
> ketetapan yang kita bicarakan diatas, bahwa orang yang mati syahid Alloh
> telah menjamin Syurga untuknya, lantas apakah karena *satu dirham*,
ya *satu
> dirham *syahid dapat dibeli ?!!? –*Ya Robb* kuadukan kekacauan ini
padaMu.
> 
> Kemudian pengekor hawa nafsu dan pendusta ini mengatakan "*Maka
sesungguhnya
> Ia telah menghidupkan Islam…dan keluar dari dunia ini (meninggal,ed)
> melainkan dengan IMAN dan masuk syurga tanpa dihisab"*
> 
> * *– Maha suci engkau Yaa Rabb, yang telah membedakan kaum munafik,dan
> beriman, kaum kuffar juga muslim dan pengikut Nabi dan penentang
NabiMu di
> dalam kitabMu yang mulia…
> 
> Kita katakan kepada para pendusta ini, bahwa tidaklah masuk diakal
jika para
> shahabat yang perna bertemu, berperang,dibaiat,berdakwah bersama
beliau [image:
> saw], dan dihina oleh kaum musyrikin dan kafir quraish, mengatakan
seperti
> dalil yang kalian bawa kemana-mana ini. dengan SATU DIRHAM seorang hamba
> dapat langgeng masuk Syurga TANPA DIHISAB !! kemudian meninggal kan
dunia
> dengan IMAN yang sempurna !! –Yaa Subhanalloh, bagaimana dengan firman
> Ar-Rahman dibawah ini dan juga perkataan Rosul [image: saw] ,
–bandingkanlah
> dengan kedustaan mereka!!
> 
> "Artinya : *Dan hanya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan apa
yang
> ada di bumi, supaya* *Dia memberi balasan kepada orang-orang yang
berbuat
> buruk sesuai dengan perbuatan mereka dan memberi balasan kepada
orang-orang
> yang berbuat baik dengan (pahala) yang lebih baik
(surga)*".(QS:An-Najm :
> 31)"
> 
> Bersabda Rosululloh [image: saw] (yang artinya) "* Barang siapa yang
akhir
> ucapannya adalah La ilaha illalloh (tiada sesembahan yang berhak
diibadahi
> dengan benar kecuali Alloh) maka dia masuk surga.*" (HR: Abu Dawud dan
> al-Hakim dari Muadz bin Jabal Radhiallaahu anhu )
> 
> Tentunya khabar gembira diatas bagi orang yang mengucapkan,
*meyakini *serta
> *mengamalkan *konsekuensi kalimat (*Laa ilaha illalloh*) tersebut semasa
> hidupnya, dan dia tidak pernah melakukan sesuatu perbuatan yang dapat
> membatalkannya.
> 
> *wAlhamdulillah,* terbantalah perkataan orang-orang jahil ini.
>


Kirim email ke