samsul ulum
Tropical Forest Trust
wildlife specialist
kaliwungu city, kendal, central java
phone : 08128816933 or 085216274642

--- On Fri, 7/18/08, Leez_naa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Leez_naa <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [fahutan_34] Fw: 12 Pelukan Sehari
To: "ain nisa" <[EMAIL PROTECTED]>, "mba nita bambu2" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Donny Tanama" <[EMAIL PROTECTED]>, "dayoe bambu2" <[EMAIL PROTECTED]>, "nurul 
bambu 2" <[EMAIL PROTECTED]>, "wahyu ismail" <[EMAIL PROTECTED]>, "lupi 
purnomosari" <[EMAIL PROTECTED]>, "andi septiari" <[EMAIL PROTECTED]>, "andi 
irman" <[EMAIL PROTECTED]>, "fahutan 34" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, July 18, 2008, 8:15 PM










12 Pelukan Sehari, Dijamin Tak Sakit-Sakitan Lagi .... !!!*




"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk

kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda,

kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir,

terapis keluarga.



Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang

begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda?

Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda?

Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba

ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering

sakit-sakitan, depresi, stres,
 sakit kepala, dan
 emosional.



Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan

penyakit fisi dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan
 lain-lain.

Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta

yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita

semakin meningkat.



Pelukan Damai

Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang berhubungan

dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan

pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia

memiliki kehidupan sehat & merasa damai dan tentram.



Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan

meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat

stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota

metropolitan. . Pelukan bukan berarti Anda harus mencari
 suami atau

kekasih untuk melakukan hal ini.

Pelukan
 dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai.

Tentu saja
 pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi

mengikutsertakan gairah. Pelukan ini juga bukan 'pelukan sosial',

seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang

dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau

pertama kali bertemu.. Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling

menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh.. Ketika

saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.



Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan

pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika

sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di

jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda berkunjung ke Amerika

dan
 Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada,

bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan
 terapi

pelukan pada setiap

orang yang membutuhkan.



Anak Tumbuh Sehat

"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi

dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita

saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu

dengan pelukan erat, tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih

tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh

pelukan di India .

Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan.

Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan

bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya.



Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki

hingga kepala adalah area yang
 sensitif bila disentuh. Bahkan ketika

bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, ia sangat

menyukai
 sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya.

Jika sering disentuh, bayi
 dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang

sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis bayi akan

tumbuh menjadi seorang yang penyayang.



Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya

juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan

memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus

dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk.



Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada

saat kehilangan seseorang, depresi, stres.. Dengan berpelukan, orang

dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang
 mencintainya,

membutuhkannya. Seluruh kulit kita, sangat peka dengan pelukan, dan

sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.




Transformasi Rasa Nyaman

Seorang master reiki di Mumbai , India , berkata," pelukan adalah salah

satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu
 pribadi dengan

pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain

renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya..

Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan

Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain

itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta

Anda akan terhindar dari stress dan depresi."



Dr. Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah

melakukan riset dengan beberapa ratus orang.

Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu
 mengusir depresi, meningkatkan

kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat.

Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit.
 Jangan biarkan mereka

sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga

kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih

baik.

Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek
 baik dari terapi pelukan

ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi.



Pelukan dapat menyembuhkan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang

dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit. Beberapa

penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa frustasi, marah,

tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan.

Dengan pelukan, pasien yang prustasi ini merasa nyaman. Pelukan

memberikan energi positif pada emosi pasien.

Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif.
 Apalagi bila

pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta

itu adalah kekuatan yang maha dahsyat, dan
 pelukan adalah salah satu

cara untuk menyatakan cinta, atau suatu bentuk cinta.



Jadi tunggu apa lagi..


 














      


----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Sahal G. Wahono <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: Group milis 97 <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Senin, 14 Juli, 2008 10:35:03
Topik: [geoui97] Fw: 12 Pelukan Sehari








12 Pelukan Sehari, Dijamin Tak Sakit-Sakitan Lagi .... !!!*



"Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk

kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda,

kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari," kata Virginia Satir,

terapis keluarga.



Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang

begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda?

Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda?

Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba

ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering

sakit-sakitan, depresi, stres,
 sakit kepala, dan emosional.



Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan

penyakit fisi dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan
lain-lain.

Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta

yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita

semakin meningkat.



Pelukan Damai

Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang berhubungan

dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan

pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia

memiliki kehidupan sehat & merasa damai dan tentram.



Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan

meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat

stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota

metropolitan. . Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau

kekasih untuk melakukan hal ini.

Pelukan
 dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai.

Tentu saja
pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi

mengikutsertakan gairah. Pelukan ini juga bukan 'pelukan sosial',

seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang

dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau

pertama kali bertemu.. Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling

menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika

saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.



Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan

pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika

sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di

jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda berkunjung ke Amerika

dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada,

bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan
 terapi

pelukan pada setiap

orang yang membutuhkan.



Anak Tumbuh Sehat

"Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi

dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita

saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu

dengan pelukan erat, tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih

tinggi," ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh

pelukan di India .

Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan.

Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan

bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya.



Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki

hingga kepala adalah area yang sensitif bila disentuh. Bahkan ketika

bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, ia sangat

menyukai
sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya.

Jika sering disentuh, bayi
 dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang

sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis bayi akan

tumbuh menjadi seorang yang penyayang.



Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya

juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan

memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus

dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk.



Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada

saat kehilangan seseorang, depresi, stres.. Dengan berpelukan, orang

dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang mencintainya,

membutuhkannya. Seluruh kulit kita, sangat peka dengan pelukan, dan

sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.




Transformasi Rasa Nyaman

Seorang master reiki di Mumbai , India , berkata," pelukan adalah salah

satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu
 pribadi dengan

pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain

renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya..

Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan

Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain

itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta

Anda akan terhindar dari stress dan depresi."



Dr. Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah

melakukan riset dengan beberapa ratus orang.

Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan

kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat.

Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit.
Jangan biarkan mereka

sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga

kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih

baik.

Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek
 baik dari terapi pelukan

ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi.



Pelukan dapat menyembuhkan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang

dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit. Beberapa

penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa frustasi, marah,

tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan.

Dengan pelukan, pasien yang prustasi ini merasa nyaman. Pelukan

memberikan energi positif pada emosi pasien.

Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila

pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta

itu adalah kekuatan yang maha dahsyat, dan
pelukan adalah salah satu

cara untuk menyatakan cinta, atau suatu bentuk cinta.



Jadi tunggu apa lagi..

                                                                              

        

 ____________ _________ _________ _________ _______                               

        




 This message is for the designated recipient only and may contain privileged, 

        

 proprietary, or otherwise private information. If you have received it in

error, please

 notify the sender and delete the message immediately. Any other use of the

email is    

 prohibited.                                                                   

        


                                                                              

        


                                                                              

        









____________ _________ _________ _________ _______

This message is for the designated recipient only and may contain

privileged, proprietary, or otherwise private information. If you have

received it in error, please notify the sender and delete the message

immediately. Any other use of the email is prohibited.

 




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

Kirim email ke