Insya Allah nanti saya kasih leaflet dan info dari tempat kerja saya mas...nanti malem saya kirimkan..soalnya saya buru2 neh mau ke KBRI Bangkok mo ikut ngeramein acara 17an disana He3x...(udah semangat 45 je he.he..)
Klo mas Agus berkenan silahkan kunjungi komunitas saya di www.kamase.org, disana ada artikel tentang biogas juga. Salam, Ery Wijaya ----- Original Message ---- From: agusmst <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, 2 August, 2008 11:20:39 AM Subject: Re: [kendal-online] Pupuk Organik(Koperasinya Mas Agus) terima kasih atas masukan mas ery mungkin saya harus belajar ..banyak dengan mas ery mengenai teknologi biogas dan semoga dpt saya terapkan di tmp kami. cuma masalah nya kotoran ternak yg saya buat untuk kompos bukan hanya kotoran sapi saja setau saya biogas di dpt dr kotoran sapi tetapi klo pas ada kotoran ayam atau kambing / mendil ya di pakai dalam pembuatan kompos kami apakah semua kotoran tsb dpt menghasilkan biogas malah kadang kotoran yg kita buat kompos juga bercampur sisa sisa makanan ternak/ sangkrah daun dan batang tanaman,atau bekatul yg tidak habis. mengenai teknologi biogas apakah mas ery bisa beri gambarannya / artikel / panduan agar mungkin saya dpt applikasikan di tmp kami? mohon pencerahannya. terus terang saja saya blm tau banyak ttg teknologi biogas secara detail.. oo. iya perkenalkan saya alumni Kimia industri / Akin di semarang th 1991 dr th 1995 sudah tinggal di klw dan sekarang mulai belajar bidang pertanian dan perkomposan di kaliwungu agar dapat membantu para petani dan pelaku agro di sekitar tmp tinggal saya. salam agus mst ery wijaya wrote: > Saya barusan baca blog di koperasinya mas Agus > http://agrobisnissu kajaya.blogspot. com/ > <http://agrobisnissu kajaya.blogspot. com/> menarik juga artikel tentang > pupuk organik...soalnya membaca berita di Kompas kemaren direncanakan > beberapa tahun lagi pemerintah akan mengganti pupuk non organik > menjadi pupuk organik. Nah sangat menarik, dulu pengalaman saya pas > KKN bersama2 teman2 dari Kedokteran Hewan UGM juga pernah > mempraktekkan pembuatan pupuk organik dengan bantuan akselerator > seperti Nopkor, Gama 95 made in FKH sendiri. Sangat murah meriah > dengan hasil pupuk yang melimpah. > > Kalau boleh saya sendiri lebih menyarankan kalau misalkan kotoran yang > di buat 1 ton seperti yang ada di blog koperasi Agrobisnis Sukajaya, > saya lebih cenderung untuk diproses secara alami dalam digester > Biogas, karena selain juga ada hasil energi (biogasnya) yang bisa > dimanfaatkan untuk memasak dsb.nya, karena perhitungan ilmiahnya > asupan 30 kg kotoran ternak setiap hari bisa menghasilkan 1200 liter > gas atau cukup untuk kebutuhan masak sehari2..selain itu cairan yang > keluaran dari biogas komposisi kimianya akan lebih baik untuk pupuk > dari pada pupuk organik yang dibuat dalam bentuk padatan. Selain itu > saya dengar nilai ekonomis pupuk orgaik cair lebih mahal dari pada > pupuk organik padatan. > > Semoga bermanfaat, > Salam, > > Ery Wijaya <http://ery-wijaya. web.ugm.ac. id> > > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - > Not happy with your email address? > Get the one you really want <http://uk.docs. yahoo.com/ ymail/new. html> > - millions of new email addresses available now at Yahoo! > <http://uk.docs. yahoo.com/ ymail/new. html> > __________________________________________________________ Not happy with your email address?. Get the one you really want - millions of new email addresses available now at Yahoo! http://uk.docs.yahoo.com/ymail/new.html

