Rekaman Percakapan Pilot AdamAir Palsu
 dari: http://www.mediaindonesia.com/

Penulis : Silvia Wardini
ANTARA
JAKARTA--MI: Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal
menegaskan, rekaman kokpit pesawat AdamAir pada
detik-detik akhir menjelang jatuh ke Laut Makassar
adalah palsu.

"Rekaman asli ada di KNKT (Komite Nasional Keselamatan
Transportasi), tersimpan dalam box tertutup bersifat
rahasia dan dalam bentuk pita," ujarnya melalui pesan
singkat, Sabtu (2/8).

Menurutnya, menyebarkan dan mendengarkan rekaman
tersebut tanpa didampingi tenaga ahli dapat
menyesatkan publik. "Tidak ada seorang ahli dapat
menyusun model skenario kecelakaan hanya atas dasar
rekaman pembicaraan pilot semata. Harus ada evidence
lain dan ada diskusi di antara para ahli secara multi
disiplin iptek," tuturnya.

Setidaknya, ujar Jusman, analisa hanya dapat dilakukan
jika ada pasangan rekaman black box kedua yakni
rekaman tentang tingkah laku pesawat terbang pada 30
menit terakhir. Laporan lengkap tentang sebab-sebab
kecelakaan ada di website KNKT. "Saya minta agar
rekaman itu tidak disebarluaskan, hormati kredibilitas
KNKT," tegasnya.

Anggota KNKT Tim Investigasi Udara Frans Wenas juga
menekankan hal yang sama. menurutnya rekaman tersebut
memang ada kemiripan. "Namun belum tentu otentik,".

Frans juga meyakinkan bahwa dokumen itu bersifat
rahasia sesuai aturan internasional dan tidak boleh
disebarluaskan kepada publik. "Rekamn itu hanya untuk
investigasi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Federasi Pilot Indonesia Manotar
Napitupulu yakin rekaman tersebut tidak benar.
"Rekaman percakapan yang ada itu tidak sesuai prosedur
percakapan antara pilot dan kopilot" paparnya.

Apalagi, rekaman itu adalah milik pemerintah yang
tidak boleh menjadi konsumsi umum. "Mungkin si pembuat
hanya merekayasa dan berasumsi melalu transkrip yang
ada di website KNKT," ujarnya.

Manotar juga menyayangkan dampak negatif terhadap
psikologis keluarga korban Adam Air.
Seperti diketahui pesawat AdamAir dengan nomor
penerbangan 574 Jakarta-Manado jatuh di Perairan
Majene, Sulawesi Barat, pada 1 Januari 2007.

Penyebab jatuh dan hilangnya pesawat dipicu oleh
rusaknya IRS (Inertial Reference System), alat yang
berfungsi sebagai navigasi utama penerbangan.

Kerusakan IRS terdeteksi pada 13 menit terakhir
sebelum kecelakaan. Hasil analisa CVR (cockpit voice
recorder) menunjukkan kedua pilot menghadapi problem
navigasi, kemudian terfokus pada permasalahan itu.

Seterusnya, menurut analisa, pesawat tersebut kemudian
patah di bagian rangka dan menghujam laut dengan
kecepatan tinggi. Sehingga pesawat menukik ke laut
dalam keadaan utuh dan baru pecah ketika menabrak
permukaan air dengan kecepatan hampir 1.000 kilometer
per jam. Kesimpulan KNKT merujuk pembacaan flight data
recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR) pada
kotak hitam. (Slv/OL-01) 



--- ery wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> 
> ----- Forwarded Message ----
> From: wawan indarto <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, 1 August, 2008 3:56:58 PM
> Subject: [PERMITHA] Rekaman Black Box AdamAir -
> detik detik terakhir
> 
> 
> 
> 
> Rekaman black box Adam Air, detik detik terakhir di
> ruang pilot, bikin merinding di detik2 terakhirnya
> saat badan pesawat akan memecah lautan...
> 
> Script diruang pilot dan file mp3 nya Sila2 kunjungi
> tautan berikut:
> 
> http://permitha. org/forum/ viewtopic.
> php?f=2&t=59&sid=16b09e51712cac9 4721da011f9e700f a
>     
> 
> 
>      
>
__________________________________________________________
> Not happy with your email address?.
> Get the one you really want - millions of new email
> addresses available now at Yahoo!
http://uk.docs.yahoo.com/ymail/new.html



      

Kirim email ke